Peternakan Rakyat Gairahkan Ekonomi Lokal, Domba Garut Naik Kelas di Indo Livestock 2026
Selasa, 16 Jun 2026, 17:02 WIBTANGERANGâ Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Agung Suganda, menegaskan peternak rakyat adalah ujung tombak ekonomi perdesaan dan ketahanan pangan nasional. Pernyataan itu disampaikannya saat membuka Indo Livestock Grand Championship 2026 di Tangerang, Minggu (16/6).
Menurut Agung, penguatan peternakan rakyat tidak bisa dipisahkan dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak di akar rumput. Ia menyebut Domba Garut sebagai contoh nyata bagaimana hasil pemuliaan turun-temurun mampu menghasilkan ternak unggul yang bernilai ekonomi tinggi.
âDomba Garut merupakan kebanggaan nasional yang memiliki nilai ekonomi, sosial, budaya, dan historis. Ini bukti peternak Indonesia mampu menghasilkan ternak unggul melalui proses pemuliaan yang dilakukan secara turun-temurun,â ujarnya.
Untuk pertama kalinya, Seni Ketangkasan Domba Garut digelar dalam format indoor sebagai bagian dari Indo Livestock Grand Championship 2026. Agung menyebut langkah ini sebagai upaya membawa peternakan rakyat tampil lebih modern dan profesional agar bisa bersaing di pasar nasional maupun internasional.
âIni bukan sekadar perubahan lokasi. Ini langkah besar untuk membuat budaya peternakan Indonesia dikenal lebih luas dan dihargai secara ekonomi,â tegasnya.
Indo Livestock 2026 Expo & Forum resmi dibuka hari ini di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang. Pameran ke-19 ini menghadirkan 600 peserta dari 30 negara, termasuk 7 paviliun negara dari China, Eropa, Indonesia, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, dan Vietnam.
Diselenggarakan oleh PT Napindo Media Ashatama dengan dukungan Ditjen PKH Kementan, hari pertama pameran langsung diisi agenda strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, asosiasi, dan investor. Tujuannya satu: mendorong kemajuan sektor peternakan nasional dan memperkuat peran peternak dalam rantai ekonomi.
Sebagai program unggulan, Indo Livestock Grand Championship 2026 dimulai dengan Kontes Ternak Domba Garut yang menampilkan ternak-ternak terbaik dari berbagai daerah. Program ini dirancang untuk mempercepat perdagangan ternak ruminansia sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap sektor peternakan sebagai pilar ketahanan pangan.
Managing Director Napindo mengatakan ILGC 2026 bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga etalase kemajuan peternakan Indonesia. Ia menyoroti hasil kerja keras peternak dalam meningkatkan kualitas pembibitan, pemeliharaan, kesehatan ternak, dan pengembangan genetika.
âTahun ini ILGC hadir di dalam hall pameran internasional berdampingan dengan ratusan pelaku industri dari 30 negara. Kami harap ini memberi panggung lebih besar bagi peternak Indonesia untuk menunjukkan potensi ternak unggul nasional kepada dunia,â ungkapnya.
Kontes Ternak Domba Garut menjadi pembuka rangkaian ILGC selama tiga hari. Ajang ini juga mencatat sejarah sebagai kontes ternak domba indoor pertama di Indonesia yang digelar di dalam hall exhibition.
Di hari pertama, pengunjung juga mengikuti Pembukaan dan Talkshow Sosialisasi SDTI bertema âGizi Seimbang Generasi Gemilangâ. Program CSR Napindo ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang konsumsi protein hewani untuk mendukung Generasi Emas 2045.
Selain itu, ada seminar, talkshow, focus group discussion, hingga puluhan sesi Technical Product Presentation yang menampilkan teknologi dan inovasi terbaru. Pengunjung juga bisa mengikuti Live Cooking Demo olahan produk perikanan untuk memperkenalkan manfaat protein hewani.
Rangkaian ILGC akan berlanjut pada 17-18 Juni 2026 dengan Seni Ketangkasan Domba Garut, Youth Farmerâs Day bertema âFrom Farm to Fameâ, bazaar UMKM, serta berbagai agenda edukatif untuk pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat umum.
Melalui sinergi Indo Livestock, Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agrotech, Indo Vet, dan Indo Fisheries 2026, ajang ini diharapkan memperkuat daya saing industri peternakan Indonesia dan memperluas posisi Indonesia di ekosistem peternakan global.
- domba garut
- Peternakan Rakyat
- Kementerian Pertanian (Kementan)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Kementan Bidik Bima Jadi Hub Unggas Indonesia Timur, Bangun Pabrik Pakan dan 60 Ribu Induk Broiler
-
Stok Melimpah: Kementan Gercep Serap Telur Peternak Magetan di Tengah Produksi Melimpah
-
Momentum Terakhir Musim Hujan! Kementan Pacu Tanam Serentak 50 Ribu Hektar Sebelum El Nino
-
Perkuat Ekosistem Digital, Motorola Luncurkan Jajaran Smartphone Baru di Indonesia
-
Produksi Susu RI Cuma 20% Kebutuhan Nasional, Kementan: Ini Waktunya Swasembada!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.