Antonelli Kecewa Usai Gagal Finis di GP Barcelona, Mercedes Soroti Masalah Reliabilitas

Selasa, 16 Jun 2026, 00:20 WIB

MONTMELO, SPANYOL — Pemimpin klasemen Formula 1, Kimi Antonelli, mengaku merasa “kosong” setelah gagal menyelesaikan balapan Grand Prix Spanyol di Circuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (14/6).

Pembalap muda Mercedes-AMG Petronas Formula 1 Team itu harus mengakhiri balapan saat berada di posisi kedua setelah mobilnya mengalami masalah pada tahap akhir lomba. Insiden tersebut membuat Antonelli kehilangan peluang menambah poin dan memperkecil jaraknya dengan para pesaing.

Ket. Foto: Kimi Antonelli. — Sumber: AFP

“Saya merasa sedikit kosong saat ini, tetapi memang inilah yang terjadi,” ujar Antonelli yang berusia 19 tahun. “Saya sama sekali tidak menyangka. Tiba-tiba ketika berada di apex tikungan lima, mobil langsung kehilangan tenaga.”

Meski tetap memimpin klasemen, keunggulan Antonelli kini mendapat tekanan setelah hasil buruk tersebut. Ia masih unggul 41 poin dari pemenang balapan sekaligus rekan setimnya, Lewis Hamilton.

Antonelli sebelumnya tampil luar biasa dengan memenangkan lima seri Grand Prix secara beruntun. Namun, kegagalan finis di Barcelona menjadi peringatan serius bagi Mercedes terkait ketahanan mobil mereka.

Pembalap asal Italia itu mengakui masalah reliabilitas mulai menjadi kekhawatiran. “Ini sedikit mengkhawatirkan karena kami memiliki beberapa masalah musim ini, meskipun performa kami sangat kuat sampai sekarang,” katanya.

Kemenangan Hamilton di Barcelona menjadi kemenangan pertama bagi tim di luar Mercedes setelah George Russell memenangkan balapan pembuka musim di Australia dan Antonelli kemudian mengambil alih dominasi.

Namun, pimpinan tim Mercedes, Toto Wolff, menegaskan timnya harus segera menemukan solusi.

“Untuk bisa finis pertama, hal pertama yang harus dilakukan adalah finis. Reliabilitas adalah sesuatu yang harus kami atasi,” kata Wolff. “Tidak ada seorang pun yang senang dengan situasi ini. Kami akan melakukan segala hal untuk memahami masalahnya.”

Kegagalan Antonelli justru membuka jalan bagi Russell untuk finis kedua di belakang Hamilton.

“Sayang sekali kami tidak bisa melihat bagaimana balapan berakhir untuk dia dan juga untuk tim,” kata Russell. “Kami mengalami beberapa kegagalan akhir-akhir ini, dan itu menjadi kekhawatiran besar bagi kami.”

Russell, yang kini berada di posisi ketiga klasemen di belakang Antonelli dan Hamilton, juga memberikan komentar tentang keberhasilan mantan rekan setimnya.

Hamilton sebelumnya mengambil keputusan besar untuk pindah ke Scuderia Ferrari, dan Russell menilai langkah tersebut mulai membuahkan hasil. “Itu keputusan yang sangat berani untuk bergabung dengan Ferrari. Melihatnya sekarang berhasil adalah sesuatu yang sangat spesial,” ujar Russell.

Hasil GP Barcelona membuat persaingan Formula 1 semakin menarik. Antonelli masih berada di puncak klasemen, tetapi masalah reliabilitas Mercedes bisa menjadi faktor penting dalam perebutan gelar dunia musim ini.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.