Belanda vs Jepang: Strategi Bertahan Samurai Biru Hadapi Kreativitas Lini Serang Oranje

Minggu, 14 Jun 2026, 07:30 WIB

DALLAS, AMERIKA SERIKAT - Belanda dan Jepang akan mengawali perjalanan mereka di Grup F Piala Dunia 2026 dengan pertandingan menarik di Dallas, Senin (15/6) pagi WIB.

Bersama Swedia dan Tunisia, kedua tim membidik posisi dua besar grup yang akan memastikan tiket menuju fase gugur.

Ket. Foto: Ilustrasi pemain timnas Belanda. — Sumber: AFP

Belanda datang dengan ambisi besar untuk mengakhiri penantian panjang mereka di turnamen dunia. Setelah mencapai semifinal Euro 2024 serta perempat final Piala Dunia dan UEFA Nations League dalam beberapa edisi terakhir, Oranje ingin melangkah lebih jauh dan akhirnya meraih gelar dunia pertama.

Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ke-12 Belanda di turnamen FIFA. Mereka memiliki catatan unik sebagai negara yang paling sering menjadi runner-up tanpa pernah mengangkat trofi, setelah kalah di final pada 1974, 1978, dan 2010.

Langkah pertama bagi tim asuhan Ronald Koeman adalah melewati fase grup. Sejarah memberi mereka kepercayaan diri karena Belanda tidak terkalahkan dalam 16 pertandingan fase grup Piala Dunia sejak 1994.

Menariknya, pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, Koeman masih berstatus sebagai pemain dan menjadi kapten Belanda. Kini, ia kembali ke Amerika Utara sebagai pelatih untuk memimpin generasi baru Oranje.

Namun, persiapan Belanda menuju turnamen tidak sepenuhnya mulus. Dalam kualifikasi, mereka harus bekerja keras melewati Polandia. Setelah itu, catatan 10 pertandingan tanpa kekalahan mereka berakhir ketika kalah dari Aljazair dalam laga perpisahan di De Kuip.

Dalam pertandingan latihan tertutup melawan Uzbekistan di New York, Belanda juga tidak tampil meyakinkan. Mereka hanya menang lewat dua penalti Cody Gakpo, termasuk satu gol pada masa tambahan waktu. Koeman tentu berharap performa Belanda lebih tajam saat menghadapi Jepang.

Jepang kembali tampil di Piala Dunia untuk kedelapan kalinya secara beruntun. Samurai Biru telah menjadi kekuatan utama sepak bola Asia, tetapi mereka masih mengejar pencapaian besar karena belum pernah melewati babak 16 besar.

Bahkan saat menjadi tuan rumah bersama Korea Selatan pada 2002, Jepang belum mampu menembus perempat final.

Namun, kali ini Jepang datang dengan kepercayaan diri tinggi. Berada di peringkat ke-18 dunia, hanya 10 tingkat di bawah Belanda, skuad asuhan Hajime Moriyasu sedang dalam performa luar biasa.

Jepang memenangkan enam laga persahabatan terakhir, termasuk kemenangan atas Brasil dan Inggris.

Mereka juga tampil dominan di kualifikasi Piala Dunia zona Asia. Jepang mencetak 54 gol, terbanyak dibanding negara lain di kualifikasi AFC, dan menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke turnamen selain tiga tuan rumah.

Yang lebih mengesankan, mereka hanya kebobolan tiga gol sepanjang kualifikasi, menunjukkan organisasi pertahanan yang sangat solid.

Jepang juga memiliki pengalaman menghadapi tim elite Eropa. Pada Piala Dunia Qatar 2022, mereka mengalahkan Jerman dan Spanyol di fase grup sebelum kalah menyakitkan dari Kroasia melalui adu penalti.

Pertemuan melawan Belanda kali ini menjadi duel kedua mereka di Piala Dunia. Pada pertemuan sebelumnya tahun 2010, Jepang kalah tipis 0-1.

Berita Tim

Belanda menghadapi masalah di posisi penjaga gawang setelah Bart Verbruggen mengalami cedera pinggul dalam laga pemanasan terakhir.

Jika tidak pulih tepat waktu, Mark Flekken dari Bayer Leverkusen kemungkinan besar akan menggantikannya. Robin Roefs menjadi opsi lainnya.

Lini belakang Belanda juga kehilangan Jurrien Timber yang mengundurkan diri karena cedera. Sementara Jerdy Schouten, Matthijs de Ligt, dan Xavi Simons juga tidak tersedia.

Di lini depan, Ronald Koeman memiliki pilihan sulit. Memphis Depay tetap menjadi ancaman utama setelah mencatat 12 kontribusi gol dalam kualifikasi, tetapi performa Donyell Malen bersama Roma membuatnya ikut bersaing mendapatkan tempat utama.

Dari kubu Jepang, kapten Wataru Endo menjadi kehilangan besar setelah memutuskan pensiun dari tim nasional akibat gagal pulih dari cedera kaki.

Winger lincah Kaoru Mitoma juga harus absen.

Tanpa Mitoma, Hajime Moriyasu kemungkinan mengandalkan Take Kubo dan Junya Ito untuk mendukung penyerang tunggal Ayase Ueda.

Ketiganya tampil produktif di kualifikasi dengan total 33 kontribusi gol.

Bek kanan veteran Yuto Nagatomo juga berpeluang masuk skuad pertandingan. Jika tampil, pemain berusia 39 tahun itu akan mencatat sejarah sebagai pemain Asia pertama yang tampil di lima edisi Piala Dunia.

Perkiraan Susunan Pemain

Belanda:

Verbruggen; Dumfries, Van Hecke, Van Dijk, Van de Ven; De Jong, Gravenberch; Summerville, Reijnders, Gakpo; Depay.

Jepang:

Suzuki; Taniguchi, Watanabe, H. Ito; Doan, Kamada, Tanaka, Nakamura; J. Ito, Kubo; Ueda.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.