Pemkab Bangkalan dan BPR Jatim Luncurkan Program Pinjaman Modal UMKM Tanpa Bunga

Jumat, 12 Jun 2026, 01:50 WIB

BANGKALAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, menggencarkan Program Subsidi Bunga 0 Persen guna mempercepat sirkulasi penetrasi modal usaha hulu bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) teritorial. Langkah taktis yang diluncurkan sejak 18 Mei 2026 ini berkolaborasi dengan PT BPR Jatim (Perseroda) selaku mitra pelaksana operasional harian untuk memotong rantai hambatan permodalan sekaligus mendorong pelaku usaha mikro agar naik kelas.

"Menurut laporan yang disampaikan BPR Jatim per hari ini, ada sebanyak 20 pelaku UMKM di Kabupaten Bangkalan ini yang mengajukan pinjaman," kata Kepala Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Bangkalan Muhammad Rasuli di Bangkalan, Kamis.

Ket. Foto: Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat meluncurkan program pimjaman modal usaha tanpa bunga bagi pelaku UMKM di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur pada 18 Mei 2026. — Sumber: ANTARA/ HO-Pemkab Bangkalan

Program pinjaman modal usaha tanpa bunga (bunga nol persen) diluncurkan Pemkab Bangkalan bagi para pelaku UMKM untuk mempermudah akses permodalan sekaligus mendorong UMKM agar naik kelas dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui program tersebut, pemkab memberikan subsidi bunga, dan menunjuk salah satu bank sebagai mitra pelaksana, yakni BPR Jatim.

"Program Subsidi Bunga 0 Persen ini memang kami hadirkan untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan tambahan modal usaha. Kami mempersilakan masyarakat yang memiliki usaha untuk mengajukan pinjaman. Tidak akan dipersulit selama persyaratan yang ditentukan dipenuhi,” ujarnya.

Menurut dia, program tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Dengan kemudahan akses modal, pelaku UMKM diharapkan mampu mengembangkan usahanya, meningkatkan daya saing, dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Pemkab Bangkalan menargetkan sekitar 1.000 pelaku UMKM dapat mengakses fasilitas pinjaman tersebut dengan nilai total plafon anggaran sebesar Rp1,5 miliar.

"Jika pelaksanaan di tahun pertama ini sukses, pemkab akan menambah lagi, agar bisa mencakup semua pelaku UMKM," katanya.

Pemimpin Cabang PT BPR Jatim (Perseroda) Kantor Cabang Bangkalan Nuzulul Romadhon menyampaikan, pihaknya terus menjalankan proses verifikasi terhadap setiap pengajuan yang masuk agar penyaluran pembiayaan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

"Selain jenis usaha memang nyata, pemohon juga harus mengantongi perizinan lengkap, seperti memiliki NIB, NPWP berbagai jenis perizinan pelengkap lainnya," katanya.

Ia juga mengajak para pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal untuk memanfaatkan program tersebut dengan mengajukan permohonan secara langsung ke PT BPR Jatim (Perseroda) Kantor Cabang Bangkalan.

Melalui Program Subsidi Bunga 0 Persen, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mendapatkan akses pembiayaan yang mudah, aman, dan terjangkau.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor UMKM sebagai penggerak utama perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bangkalan.

Program subsidi bunga pada pelaku usaha sebelumnya juga sudah diterapkan di Kabupaten Pamekasan pada 2022 dengan bunga 1 persen dan hingga 2026 ini masih berlangsung.

Hanya saja program yang dicanangkan oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam kala itu untuk peserta program Wirausaha Baru (WUB) dengan dukungan dana awal dari APBD Pemkab Pamekasan sebesar Rp15 miliar. Pada tahun anggaran 2026 ini, anggaran untuk program tersebut turun menjadi Rp6 miliar.

  • umkm naik kelas
  • pinjaman tanpa bunga bangkalan
  • bpr jatim
  • subsidi bunga 0 persen

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.