Mencari Bakat Melalui Turnamen Khusus Ganda

Jumat, 12 Jun 2026, 06:21 WIB

JAKARTA -  Indonesia pernah ditakuti dalam ganda bulu tangkis, khususnya sector putra, tapi kini sudah melempem. Maka, menurut legenda bulu tangkis Indonesia Christian Hadinata turnamen khusus ganda 14th Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2026 Presented by Candra Wijaya untuk mencari bakal dan menguji performa dan mental bertanding pemain-pemain ganda muda.

Christian mengatakan untuk menemukan pemain ganda berkualitas membutuhkan proses panjang karena atlet harus melewati banyak pertandingan untuk membentuk kemampuan teknik, kerja sama, serta ketahanan mental di lapangan.

Ket. Foto: belum maksimal — Sumber: ist

“Memang tidak mudah menemukan pemain bagus dan perlu waktu, tetapi bila sudah menemukannya saya rasa tidak perlu waktu lama untuk bisa melesat menjadi pemain nomor ganda berkualitas seperti Candra Wijaya, Ricky Soebagdja, Tony Gunawan, Bambang Supriyanto, dan Eddy Hartono,” kata pria yang akrab disapa Koh Chris itu dalam keterangan resminya, Jumat.

Turnamen khusus nomor ganda tersebut berlangsung di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre, Serpong, Tangerang Selatan, Banten pada 10-13 Juni.

Kejuaraan itu mempertandingkan nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk kelompok umur U15, U17, dan U19, serta kategori ganda putra dan ganda campuran dewasa.

Penyelenggara turnamen, Candra Wijaya, mengatakan kejuaraan tersebut digelar untuk membantu pembinaan bulu tangkis nasional, terutama sektor ganda yang selama ini menjadi salah satu kekuatan Indonesia.

“Saya menggelar ajang ini dengan tujuan untuk semakin memopulerkan nomor ganda. Selain itu juga untuk ikut membantu PP PBSI dengan melakukan pembinaan. Lewat kejuaraan ini pula saya ingin ikut memberikan sumbangsih demi menjaga supremasi bulutangkis sektor ganda Indonesia yang telah melahirkan banyak pemain legendaris di kancah bulu tangkis dunia,” ujar Candra.

Selain memperebutkan trofi dengan desain eksklusif, para peserta juga bersaing memperebutkan total hadiah sebesar Rp250 juta.

Candra berharap kejuaraan tersebut dapat melahirkan pemain ganda masa depan yang memiliki daya juang, semangat bertanding, dan integritas.

“Dengan trofi dan hadiah kepada para pemain, saya ingin mereka dapat termotivasi untuk memberikan penampilan serta prestasi terbaik. Harapannya dari kejuaraan ini bakal muncul atlet-atlet ganda masa depan yang memiliki daya juang, semangat bertanding serta berintegritas,” kata peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 bersama Tony Gunawan tersebut.

Pada pembukaan turnamen, Candra Wijaya International Badminton Center juga memberikan Penghargaan Pemain Ganda Legenda Terbaik 2026 kepada Bambang Supriyanto atas dedikasi dan kontribusinya di sektor ganda.

Bambang yang kini menjadi pelatih di klub Jaya Raya Jakarta mengaku penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus berkontribusi dalam pembinaan pemain ganda Indonesia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.