Upaya Mempercepat Pengentasan Kemiskinan di Madiun
Rabu, 31 Des 2025, 23:57 WIBMadiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur (Jatim) terus berupaya melakukan percepatan pengentasan kemiskinan di wilayah setempat guna meningkatkan kualitas dan kesejahteraan hidup masyarakat.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun Abdul Azis di Madiun, Rabu mengatakan berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025, angka kemiskinan Kota Madiun per Maret 2025 tercatat turun menjadi 3,89 persen dari 4,38 persen pada Maret 2024. Â
"Angka kemiskinan turun artinya program Pemkot Madiun efektif dan bergerak menuju perbaikan terhadap pendapatan masyarakat," ujar Azis.
Menurutnya sesuai data, jumlah penduduk miskin di Kota Madiun tercatat mencapai 6.960 jiwa pada tahun 2025 ini. Jumlah itu berkurang sebanyak 880 jiwa dari tahun 2024 di angka 7.840 jiwa.
Azis menjelaskan keberhasilan Pemkot Madiun menekan angka kemiskinan tak lepas dari pelaksanaan program pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran. Tidak hanya tepat jumlah, namun juga tepat terhadap masing-masing kebutuhan masyarakat.
"Jadi program intervensi bukan hanya penyaluran, tapi bantuan sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat. Salah satunya program pemberdayaan yang dinilai mampu mengentaskan dari kondisi miskin," katanya.
Wali Kota Madiun Maidi menanggapi hal itu menyatakan Pemkot Madiun telah menyusun strategi intervensi guna menekan angka kemiskinan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Madiun 2025.
"Angka kemiskinan harus turun. Untuk menurunkan akan ada beberapa program. Mulai program pendidikan melalui beasiswa hingga program jaminan sosial," kata Maidi.
Pemkot Madiun juga mengentaskan kemiskinan melalui Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian (Pro JKK-JKM) yang pesertanya di antaranya berasal dari pekerja informal seperti tukang sampah, abang becak, penjaga makam, dan lainnya.
Program itu akan menjadi jaminan perlindungan bagi masyarakat miskin. Pekerja yang menjadi peserta Pro JKK-JKM akan dijamin keselamatan dan keberlangsungan hidup keluarganya jika sewaktu-waktu terjadi risiko meninggal dunia ataupun kecelakaan kerja.
Selain itu, Tim Penanggulangan Kemiskinan Kota Madiun juga terus berupaya untuk menurunkan jumlah warga miskin di wilayah setempat.
Selain bantuan dari pusat, upaya pengentasan kemiskinan oleh Pemkot Madiun juga dilakukan melalui program pelatihan kerja, menggelar bursa kerja, peningkatan investasi daerah untuk membuka lapangan kerja, serta pemberdayaan UMKM.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Cedera Yamal Bayangi Spanyol, Uruguay dan Arab Saudi Intip Kejutan di Grup H
-
Lenovo Perkuat Strategi Hybrid AI lewat Portofolio Perangkat Personal dan Enterprise
-
DPRD Bali Dorong Pembiayaan Murah bagi Calon Pekerja Migran
-
Strategi Jitu Pemkab Lebak Tekan Angka Kemiskinan dengan Perkuat UMKM
-
John Herdman Bongkar Rivalitas Indonesia dengan Malaysia: Ada Cerita yang Tak Banyak Diketahui
-
Bogor Siapkan Flyover Bomang 2027, Akses Bojonggede-Parung ke Cibinong Bakal Makin Cepat
-
Taufik Hidayat Beri Apresiasi, Tim Bulu Tangkis Indonesia Selangkah Lagi Raih Emas Asian Games
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.