Serena Williams Kembali Bertanding di Usia 44 Tahun, Tak Terbebani Target Kemenangan

Selasa, 09 Jun 2026, 06:25 WIB

LONDON, INGGRIS – Hampir empat tahun setelah terakhir kali tampil di turnamen profesional, legenda tenis dunia Serena Williams siap memulai babak baru dalam kariernya. Di usia 44 tahun, pemilik 23 gelar Grand Slam tunggal itu akan kembali bertanding pekan ini dan menegaskan bahwa dirinya tidak datang dengan tekanan untuk menang.

Bagi Serena, kesempatan kembali merasakan atmosfer kompetisi sudah menjadi hadiah tersendiri.

Ket. Foto: Serena Williams bersiap menjalani pertandingan profesional pertamanya dalam hampir empat tahun pada ajang Queen's Club Championships. — Sumber: AFP

"Saya tidak harus menang. Saya sudah memenangkan lebih banyak hal dibanding kebanyakan orang sepanjang hidup mereka," kata Williams dalam konferensi pers di London, Senin(8/6).

"Penting bagi saya untuk terus mengingat hal itu karena saya tidak memiliki apa pun untuk dibuktikan. Saya tidak punya apa pun untuk dipertaruhkan. Semua yang saya dapatkan di sini adalah keuntungan."

Kembalinya Serena menjadi salah satu cerita terbesar dalam dunia tenis tahun ini. Mantan petenis nomor satu dunia itu akan tampil di nomor ganda putri ajang Queen's Club Championships bersama bintang muda Kanada, Victoria Mboko.

Penampilan terakhir Serena di turnamen profesional terjadi hampir empat tahun lalu. Sejak itu, banyak yang menganggap kariernya telah berakhir, terlebih setelah ia beberapa kali memberi sinyal bahwa masa pensiunnya telah dimulai.

Namun keputusan untuk kembali ternyata lahir secara spontan. "Saya hanya berbicara dengan beberapa orang dan mendiskusikan berbagai kemungkinan untuk bersenang-senang. Melakukan sesuatu yang sedikit berbeda," ujar Serena. "Kami terus berbicara dan berbicara, lalu saya berpikir, 'Mengapa tidak?' Itu mungkin penjelasan terbaiknya."

Meski telah memastikan tampil di nomor ganda, Serena masih belum memutuskan apakah ia juga akan kembali turun di nomor tunggal dalam waktu dekat.

Kembalinya Serena semakin menarik karena ia akan berduet dengan Victoria Mboko, petenis Kanada yang usianya terpaut 25 tahun lebih muda.

Mboko bahkan lahir tujuh tahun setelah Serena meraih gelar Grand Slam tunggal pertamanya di US Open.

Bagi Mboko, kesempatan bermain bersama idolanya merupakan pengalaman yang sulit dipercaya.

Petenis muda tersebut meyakini Serena masih memiliki kemampuan luar biasa meski lama meninggalkan kompetisi. "Dia mungkin bisa berhenti bermain selama bertahun-tahun dan ketika kembali ke lapangan, dia tetap bisa menemukan ritme dan timing-nya lagi," kata Mboko. "Saya pikir itu adalah anugerah yang diberikan Tuhan kepadanya. Dia siap untuk bermain."

Nama Serena Williams tidak hanya identik dengan kemenangan, tetapi juga dengan perubahan besar dalam sejarah tenis putri.

Sepanjang kariernya, ia mengoleksi 23 gelar Grand Slam tunggal, terbanyak di era Open dan hanya terpaut satu gelar dari rekor sepanjang masa milik Margaret Court.

Gelar Grand Slam terakhir Serena diraih pada 2017 ketika menjuarai Australian Open dalam kondisi sedang mengandung anak pertamanya.

Selain dominasinya di lapangan, Serena juga menjadi simbol perjuangan kesetaraan gender dan inspirasi bagi generasi baru petenis di seluruh dunia.

Pada pertandingan pembuka nomor ganda putri, Serena dan Mboko langsung menghadapi lawan tangguh.

Mereka akan berhadapan dengan pasangan unggulan ketiga yang terdiri dari petenis Amerika Serikat Nicole Melichar-Martinez dan petenis Selandia Baru Erin Routliffe.

Pertandingan tersebut akan menjadi ujian pertama bagi Serena setelah absen panjang dari kompetisi level tertinggi.

Meski banyak penggemar berharap melihatnya kembali mengangkat trofi, Serena menegaskan bahwa tujuan utamanya saat ini bukanlah menambah koleksi gelar.

Ia datang untuk menikmati permainan yang telah membesarkan namanya selama lebih dari dua dekade. Dan bagi seorang atlet yang telah memenangkan hampir segalanya, mungkin itulah alasan paling sederhana sekaligus paling kuat untuk kembali.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.