Lima Bintang Muda yang Berpeluang Bersinar di Piala Dunia 2026
Kamis, 11 Jun 2026, 07:15 WIBNEW YORK â Piala Dunia selalu menjadi panggung terbesar bagi pemain muda untuk memperkenalkan diri kepada dunia. Banyak nama besar dalam sejarah sepak bola lahir dari turnamen ini, datang sebagai talenta menjanjikan dan pulang sebagai bintang global.
Menjelang dimulainya Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, generasi baru pemain muda kembali mendapat kesempatan untuk mencuri perhatian. Setelah sejumlah nama seperti Lamine Yamal, Yan Diomande, Endrick, Luka Vuskovic, dan Gilberto Mora masuk daftar pemain yang patut diawasi, berikut lima talenta lain yang berpotensi menjadikan turnamen ini sebagai titik balik karier mereka.
Ayyoub Bouaddi (Maroko)
Bouaddi memilih membela Maroko dibandingkan Prancis pada awal tahun ini. Gelandang berusia 18 tahun itu kemudian menjalani debut bersama tim nasional berjuluk Atlas Lions dalam rangkaian laga pemanasan menuju Piala Dunia.
Meski masih sangat muda, Bouaddi sudah memiliki pengalaman besar. Ia telah tampil sebanyak 96 kali untuk Lille dalam tiga musim terakhir dan dianggap sebagai salah satu gelandang muda paling menjanjikan di dunia.
Bouaddi bergabung dengan tim Maroko yang memiliki ambisi tinggi setelah mencatat sejarah sebagai semifinalis Piala Dunia 2022 dan menjadi juara Piala Afrika tahun ini.
Jika Maroko kembali mampu bersaing dengan negara-negara elite dunia, kontribusi besar Bouaddi bisa membuatnya muncul sebagai salah satu pemain muda terbaik di turnamen.
Rayan (Brasil)
Rayan baru bergabung dengan Bournemouth pada bursa transfer Januari, tetapi penyerang berusia 19 tahun itu sudah menarik perhatian sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Liga Inggris.
Musim ini, Rayan mencetak lima gol dan menyumbang dua assist dalam 15 pertandingan Premier League. Ia dikenal memiliki kecepatan luar biasa, keberanian dalam duel satu lawan satu, serta insting menyerang yang tajam.
Rayan juga mencetak gol pertamanya untuk tim senior Brasil dalam laga pemanasan melawan Panama, menunjukkan kemampuan penyelesaian akhir yang matang.
Peluangnya menjadi starter memang tidak mudah karena Brasil memiliki banyak pilihan di posisi sayap, termasuk Endrick dan Raphinha. Namun, kemampuan Rayan mengubah jalannya pertandingan dari bangku cadangan bisa menjadi senjata penting.
Jika mendapat kesempatan tampil, ia berpeluang meninggalkan Piala Dunia sebagai salah satu nama muda paling diperbincangkan.
Esmir Bajraktarevic (Bosnia dan Herzegovina)
Bajraktarevic mungkin menjadi nama yang paling kurang dikenal dalam daftar ini, tetapi potensinya tidak kalah besar.
Pemain berusia 21 tahun itu sebelumnya sempat tampil sekali untuk tim nasional Amerika Serikat sebelum memilih membela Bosnia dan Herzegovina. Tampil di Piala Dunia yang berlangsung di Amerika Utara tentu menjadi kesempatan emosional baginya untuk menunjukkan kualitas.
Bajraktarevic sudah membuktikan diri dalam fase kualifikasi. Ia mencetak gol penting saat Bosnia menang 3-1 atas Rumania, hasil yang memastikan tiket ke babak play-off UEFA.
Dalam laga play-off melawan Italia, ia tampil luar biasa dengan mencatat enam umpan kunci, delapan dribel sukses, dan mencetak penalti penentu kemenangan.
Kini Bajraktarevic akan berusaha membawa Bosnia melangkah jauh di Grup yang berisi Qatar, Swiss, dan Kanada.
Johan Manzambi (Swiss)
Swiss dikenal sering melahirkan pemain muda yang bersinar di turnamen besar. Nama berikutnya yang berpotensi mengikuti jejak tersebut adalah Johan Manzambi.
Gelandang berusia 20 tahun itu tampil impresif bersama Freiburg dalam musim penuh pertamanya. Ia berperan penting membantu klub tersebut mencapai final Liga Europa dan finis di posisi ketujuh Bundesliga.
Manzambi memiliki kombinasi fisik kuat dan kemampuan teknis yang membuatnya bisa bermain di berbagai posisi lini tengah maupun area serang.
Kapten Swiss, Granit Xhaka, juga memberikan pujian kepada sang pemain muda.
Dengan sejarah Swiss yang pernah menghadirkan pemain breakout seperti Breel Embolo dan Dan Ndoye, Manzambi bisa menjadi nama berikutnya yang mencuri perhatian dunia.
Can Uzun (Turki)
Uzun menjadi salah satu talenta muda paling menarik dalam skuad Turki yang berangkat ke Amerika Utara, bersama nama-nama seperti Kenan Yildiz dan Arda Guler.
Gelandang serang berusia 20 tahun itu dengan cepat menjadi favorit penggemar Eintracht Frankfurt. Pada musim 2025/26, ia mencetak 10 gol dan lima assist dalam 28 pertandingan di semua kompetisi.
Meski belum dipastikan menjadi starter untuk Turki, kemampuan mencetak gol dan kreativitasnya bisa menjadi pembeda ketika tim membutuhkan solusi dari bangku cadangan.
Jika mampu membawa performa klub ke panggung Piala Dunia, Uzun berpeluang pulang sebagai salah satu prospek paling panas di sepak bola dunia.
Lima pemain muda ini mungkin belum menjadi pusat perhatian seperti para superstar dunia. Namun, sejarah Piala Dunia menunjukkan bahwa satu turnamen bisa mengubah segalanya dan melahirkan generasi baru bintang sepak bola.
- Piala Dunia 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Timnas Kroasia Menatap Piala Dunia 2026: Generasi Baru Vatreni Melanjutkan Warisan Modric
-
Piala Dunia 2026 Segera Dimulai, FIFA Hadapi Gelombang Kritik di Tengah Euforia Sepak Bola
-
Ghana dan Ambisi Besar di Piala Dunia 2026: Perpaduan Pengalaman dan Talenta Muda
-
Inggris Tutup Persiapan Piala Dunia 2026 Lawan Kosta Rika, Tuchel Cari Formula Terbaik
-
Timnas Inggris Menuju Piala Dunia 2026: Generasi Emas The Three Lions Siap Memburu Mahkota Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.