Gascoigne Minta Timnas Inggris Menghidupkan Kembali Semangat Piala Dunia 1990

Kamis, 11 Jun 2026, 00:03 WIB

LONDON, INGGRIS – Legenda sepak bola Inggris, Paul Gascoigne, berharap skuad The Three Lions mampu menghadirkan kembali semangat luar biasa seperti yang dimiliki tim pada Piala Dunia 1990 dalam upaya mengejar kejayaan di turnamen tahun ini.

Gascoigne merupakan salah satu pemain penting dalam tim asuhan Bobby Robson yang sukses melaju hingga babak semifinal Piala Dunia 1990 di Italia. Perjalanan Inggris terhenti setelah kalah melalui adu penalti dari Jerman Barat yang kemudian keluar sebagai juara dunia.

Ket. Foto: Paul Gascoigne mengenakan kostum timnas Inggris era 1990 — Sumber: AFP

Inggris hingga kini baru sekali mengangkat trofi Piala Dunia, yakni saat menjadi tuan rumah pada tahun 1966. Setelah keberhasilan menembus semifinal pada tahun 1990, pencapaian terbaik berikutnya baru terjadi pada tahun 2018 ketika tim besutan Gareth Southgate juga melangkah ke empat besar.

Menurut Gascoigne, kunci keberhasilan Inggris di turnamen besar bukan hanya kualitas individu, tetapi juga kekuatan kebersamaan dalam tim.

“Anda membutuhkan 11 kapten di lapangan. Ketika bermain di pertandingan seperti Piala Dunia, Anda tidak boleh membawa pemain yang tidak sepenuhnya siap,” ujar Gascoigne kepada ITV.

“Semua pemain harus fokus dan semangat tim sangat penting. Para pemain yang tidak tampil tetap berada di belakang tim, mendukung penuh. Itulah mengapa semangat kami saat itu luar biasa.”

“Hal terpenting adalah kebersamaan tim karena itu bisa membawa Anda sangat jauh,” tambah mantan gelandang tersebut.

Skuad Inggris yang kini ditangani Thomas Tuchel menghadapi Kosta Rika dalam laga uji coba terakhir sebelum memulai pertandingan Grup L melawan Kroasia di Dallas pada tanggal 17 Juni.

Ketika ditanya pesan apa yang akan ia sampaikan kepada para pemain Inggris saat ini, Gascoigne yang kini berusia 59 tahun memberikan nasihat sederhana.

“Nikmati semuanya. Karena Anda tidak pernah tahu, mungkin saja ini menjadi Piala Dunia terakhir Anda,” katanya.

Nama Gascoigne selalu melekat dalam cerita Piala Dunia 1990. Ia menjadi sorotan dunia setelah menangis di lapangan saat semifinal melawan Jerman Barat karena menerima kartu kuning. Hukuman tersebut membuatnya dipastikan absen jika Inggris berhasil lolos ke final.

Karier dan kehidupan Gascoigne kemudian menghadapi berbagai tantangan, termasuk masalah kecanduan. Namun, setelah peluncuran autobiografinya, ia mengaku kini berada dalam kondisi yang jauh lebih baik.

“Segalanya berjalan baik bagi kami. Ini mungkin masa paling bahagia yang saya rasakan dalam lima tahun terakhir,” ucapnya.

Mengenai buku kisah hidupnya, Gascoigne mengatakan banyak orang mengaku mendapat inspirasi setelah membacanya.

“Banyak orang datang kepada saya dan mengatakan mereka sudah membaca buku itu dan buku tersebut menyelamatkan hidup mereka. Jika buku itu bisa menyelamatkan satu orang saja, berarti pekerjaan saya sudah selesai.”

Dengan nada bercanda, ia menambahkan: “Mungkin saya sendiri yang harus membacanya. Itu bisa membantu saya juga.”

Gascoigne kini mencoba menjalani hidup dengan sederhana dan fokus pada keseharian.

“Setiap pagi saya tidak memikirkan hari esok karena itu adalah hari yang berbeda. Saya hanya mencoba menjalani hari ini dan membuat semuanya tetap sederhana. Beberapa hari memang terasa sulit,” tuturnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Kota Semarang Jadi yang Terbaik! Juara Umum Peparpeda Jateng 2026 Berhasil Diraih

Deltras FC Siap Tempur! Pelatih Puas Lihat Kondisi Para Pemain

PLN dan TNI Bersinergi, Petugas di Wilayah 3T Sulut Ditempa Jadi Lebih Profesional

Bukan Sekadar Janji! APBEDNAS dan SUCOFINDO Realisasikan Sumur Bor di Bintan

Bukan Sekadar Usaha Kecil! UMKM Mandiri Jayawijaya Didorong Jadi Penggerak Ekonomi

Selat Malaka Jadi Sorotan! Indonesia, Malaysia, Singapura Tegaskan Jalur Pelayaran Harus Tetap Aman

Kekeringan Makin Parah, Bangkalan Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak

Makin Canggih! Kartu Berchip Dipakai Peserta untuk Bisa Mengakses Arena Muktamar NU, Cegah Manipulasi

Gratis dan Mudah! Festival AHU Bantu Warga Atasi Masalah Administrasi Hukum

Java United Bergerak Cepat Tambah Pemain Asing, Jonata Machado dan Kaio Nunes Jadi Rekrutan Anyar

Aksi Nyata Pulihkan Laut Jakarta, Ribuan Bibit Karang Ditanam di Kepulauan Seribu

Tanpa Pemerintah Bersih dan Kredibel, Potensi Besar Sumber Daya Alam Sulit Diakselerasi

Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Data, Kebijakan Pembangunan Bakal Makin Tepat Sasaran

PLN Harus Perkuat Jaringan Transmisi Guna Menampung Energi Terbarukan

Tekan Penggunaan BBM Impor, PLN Resmikan Pengembangan PLTS Gilimanuk Bali

Bukan Bantuan Biasa! BUMN dan Investor Gelontorkan Rp2 Miliar untuk Warga Sade

PP SEMMI Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Sejumlah Permasalahan

Peresmian LRT Jakarta Manggarai Hari Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai Pukul 07.00 WIB

Iran Diperkirakan Tidak Kuat Menahan Lama Sanksi Ekonomi Baru dari AS

Siap Bikin Kejutan! Timnas Bola Basket Indonesia Hadapi Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.