Ditolak Masuk AS, Wasit Asal Somalia Omar Artan Tetap Optimistis: “Saya Akan ke Piala Dunia 2030”

Kamis, 11 Jun 2026, 00:05 WIB

MOGADISHU, SOMALIA – Wasit asal Somalia, Omar Artan, yang gagal masuk ke Amerika Serikat untuk bertugas di Piala Dunia, mendapat sambutan bak pahlawan saat kembali ke tanah airnya. Ia berjanji akan kembali tampil di turnamen sepak bola terbesar dunia pada edisi 2030.

Lebih dari 100 pendukung memenuhi area VIP Bandara Internasional Mogadishu dengan membawa bendera nasional Somalia ketika Artan turun dari pesawat Turkish Airlines. Kedatangannya disambut sorakan dan dukungan dari para penggemar yang bangga terhadap pencapaiannya.

Ket. Foto: Artan saat tiba di Bandara Mogadishu dengan sambutan pendukung dan bendera Somalia. — Sumber: AFP

“Saya akan berada di Piala Dunia berikutnya dan akan terus membuat Somalia bangga. Apa pun yang terjadi kepada saya, saya tidak akan patah semangat,” ujar Artan setibanya di Mogadishu.

Penolakan terhadap Artan untuk masuk ke wilayah Amerika Serikat memicu kemarahan dan kekecewaan besar di Somalia.

“Mereka telah memperlakukannya secara tidak adil dengan cara yang menyakiti semua orang yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” kata Mohamed Said, seorang pejabat pemerintah Mogadishu, di bandara.

Artan, yang pada tahun 2025 dinobatkan sebagai Wasit Pria Terbaik oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF), ditolak masuk ke AS pada hari Sabtu lalu setelah tiba di Bandara Internasional Miami.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan kepada AFP bahwa sang wasit “memiliki keterkaitan dengan individu yang diduga merupakan anggota organisasi teroris”, sehingga membuatnya “tidak memenuhi syarat untuk memasuki Amerika Serikat”.

FIFA kemudian mengonfirmasi bahwa Artan tidak lagi menjadi bagian dari daftar perangkat pertandingan Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Penunjukan Artan masuk dalam daftar 52 wasit utama untuk Piala Dunia menjadi sumber kebanggaan besar bagi masyarakat Somalia. Ia dianggap sebagai salah satu simbol kemajuan sepak bola negara tersebut di panggung internasional.

Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud bahkan sebelumnya menyebut Artan sebagai “simbol inspirasi bagi generasi baru warga Somalia”.

Meski kesempatan tampil di Piala Dunia 2026 terhenti secara tiba-tiba, Artan menegaskan dirinya tidak akan menyerah.

Ia bertekad terus berkembang dan membuktikan bahwa perjalanan kariernya masih panjang.

“Saya tetap akan melangkah maju. Saya akan kembali dan membuat Somalia bangga,” kata Artan.

Bagi sepak bola Somalia, kisah Omar Artan menjadi cerita tentang perjuangan, kebanggaan nasional, dan tekad untuk kembali berdiri di panggung dunia.

  • Somalia
  • Piala Dunia 2026
  • wasit piala dunia 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.