BKKBN Maluku Perkuat Peran Gen Z Lewat GenRe dan PIK-R Sambut Bonus Demografi 2045

Sabtu, 25 Jul 2026, 19:05 WIB

Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Maluku memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan melalui Program Generasi Berencana (GenRe) dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) untuk memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku Edi Setiawan di Ambon, Sabtu, mengatakan bonus demografi hanya akan menjadi keuntungan apabila diiringi lahirnya generasi muda yang sehat, produktif, berkarakter, dan memiliki daya saing.

Ket. Foto: Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku Edi Setiawan. — Sumber: Antara Foto

"Anak muda adalah aset luar biasa bangsa. Anak muda adalah jembatan emas untuk kita bisa menuju Indonesia Emas 2045. Anak muda bukan hanya sebagai penerima manfaat atau objek pembangunan, tetapi harus menjadi aktor utama yang menentukan arah pembangunan Indonesia, khususnya Provinsi Maluku," katanya.

Menurut Edi, penguatan kapasitas generasi muda perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Oleh karena itu, kata dia, BKKBN Maluku terus mengoptimalkan Program GenRe melalui PIK-R yang menjadi wadah pembinaan remaja untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kepemimpinan di kalangan generasi muda.

"Kita memiliki Program GenRe yang benar-benar memfasilitasi anak muda di Maluku untuk berkembang, bertumbuh, dan berdampak. PIK-R menjadi rumah bagi lahirnya duta-duta GenRe dan GenRangers yang nantinya membawa pengaruh positif bagi remaja di sekitarnya," ujarnya.

Ia menjelaskan keberadaan PIK-R tidak hanya menjadi pusat informasi dan konseling bagi remaja, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun karakter, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta mencetak agen perubahan yang mampu mengedukasi teman sebaya mengenai berbagai isu kependudukan dan pembangunan keluarga.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu memanfaatkan peluang bonus demografi sekaligus menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, BKKBN Maluku memanfaatkan momentum Hari Kependudukan Dunia 2026 dengan menggelar webinar bertajuk "Mewujudkan Harapan dan Aspirasi Orang Muda Hari Ini dan untuk Masa Depan" yang diikuti pengelola PIK-R, pembina Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), pendidik sebaya, konselor sebaya, Forum GenRe provinsi dan kabupaten/kota, serta pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Maluku.

Dalam kegiatan itu, peserta juga memperoleh edukasi mengenai kesehatan reproduksi remaja dari dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr Arlen Resnawaldi, Sp.OG, yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, menerapkan pola hidup sehat, mencegah anemia, menghindari perilaku berisiko, serta merencanakan masa depan sejak usia muda.

Kepala BKKBN Maluku Edi Setiawan berharap generasi muda Maluku dapat memanfaatkan berbagai program pembinaan yang disediakan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas diri, menyampaikan aspirasi secara positif, serta menjadi motor penggerak pembangunan di daerah.

"Momentum bonus demografi harus dimanfaatkan dengan mempersiapkan generasi muda sejak dini agar memiliki karakter yang kuat, sehat, inovatif, dan produktif sehingga mampu menjadi penggerak pembangunan daerah maupun nasional."

  • BKKBN Maluku

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.