Segini Biaya Jalur Kilat Wawancara Visa AS, Tembus 750 Dollar per Orang

Rabu, 10 Jun 2026, 15:58 WIB

WASHINGTON DC - Departemen Luar Negeri AS akan menawarkan percepatan janji temu wawancara bagi pemohon visa turis dan bisnis dengan membayar biaya tambahan 750 dolar AS (Rp13,5 juta), menurut dokumen yang diterbitkan di Federal Register AS, Selasa (9/6).

"Peraturan final sementara (TFR) ini untuk sementara mengubah Jadwal Biaya untuk Layanan Konsuler (Jadwal) untuk membuat biaya 750 dolar AS untuk janji temu wawancara visa non-imigran (NIV) B1/B2, bisnis dan pariwisata yang dipercepat," menurut dokumen tersebut.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

"Biaya baru ini akan memungkinkan pemohon visa B1/B2 yang membayar biaya tersebut untuk mendapatkan janji temu wawancara di kantor perwakilan terpilih dalam waktu sepuluh hari kerja," katanya.

Peraturan itu berlaku mulai 1 Juli hingga 31 Desember 2026, tambahnya.

Departemen Luar Negeri AS beralasan bahwa setelah Piala Dunia FIFA 2026 dan menjelang Olimpiade dan Paralimpiade 2028 di Los Angeles, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menguji program percontohan tersebut.

Waktu tunggu untuk wawancara visa bisa beberapa bulan atau bahkan setahun. Namun, membayar biaya untuk penjadwalan wawancara dalam waktu 10 hari tidak menjamin visa akan diterbitkan. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.