Hubungkan RSIA dan RSU Bunda, Gubernur Pramono Izinkan Proyek Skybridge Menteng

Rabu, 10 Jun 2026, 10:55 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri acara peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan skybridge Rumah Sakit Bunda di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/6). Pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Skybridge akan menghubungkan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda Jakarta dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Bunda Jakarta dalam satu ekosistem layanan kesehatan yang lebih terintegrasi. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi mobilitas pasien, tenaga medis, serta tenaga penunjang di lingkungan rumah sakit.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri acara peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan skybridge Rumah Sakit Bunda di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/6). — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Pramono mengatakan pembangunan jembatan penghubung tersebut dirancang untuk mendukung integrasi layanan kesehatan sekaligus meningkatkan keselamatan pasien dalam proses pelayanan medis.

"Kehadiran skybridge ini dirancang untuk memperkuat integrasi layanan klinis, meningkatkan keselamatan pasien, serta memastikan efisiensi mobilitas bagi pasien, tenaga medis, dan tenaga penunjang," ujarnya.

Menurut Pramono, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dukungan terhadap pembangunan skybridge karena dinilai dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di ibu kota. Ia menegaskan peningkatan fasilitas kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dari sektor swasta.

"Kenapa ini kemudian kami izinkan? Karena ini untuk kebutuhan kesehatan. Kita tahu bersama bahwa Rumah Sakit Bunda saat ini memiliki kontribusi yang cukup signifikan terhadap layanan kesehatan di Jakarta, terutama di kawasan ini," tuturnya.

Ia menilai keberadaan fasilitas penghubung antar rumah sakit tersebut akan memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih cepat, aman, dan berkualitas. Integrasi yang lebih baik juga dinilai dapat mempercepat proses rujukan, pemeriksaan, hingga tindakan medis yang membutuhkan koordinasi antar fasilitas kesehatan.

Selain aspek pelayanan medis, Pramono menyebut Rumah Sakit Bunda memiliki nilai historis dan emosional bagi banyak warga Jakarta. Oleh karena itu, pengembangan fasilitas rumah sakit diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pasien dan keluarga yang menjalani perawatan.

"Mudah-mudahan dengan adanya jembatan penghubung ini, Rumah Sakit Bunda dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kesehatan dan kenyamanan masyarakat sehingga kualitas kehidupan di Jakarta menjadi jauh lebih baik," katanya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Bundamedik Tbk., Ivan Rizal Sini, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemprov DKI Jakarta terhadap pembangunan skybridge tersebut. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan pasien menjadi prioritas utama dalam pengembangan fasilitas layanan kesehatan.

"Saya sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pak Gubernur, Pak Wali Kota, dan seluruh jajaran. Seperti yang disampaikan Pak Gubernur, kami sangat memperhatikan keselamatan pasien dalam setiap layanan kesehatan yang kami berikan," ujar Ivan.

Ia berharap pembangunan skybridge dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang semakin aman, cepat, dan terintegrasi di kawasan Jakarta Pusat.

"Harapannya, dengan adanya jembatan ini, kami dapat memberikan layanan kesehatan yang benar-benar dibutuhkan pasien dengan standar keselamatan yang optimal," tandasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.