Dinas Kehutanan Sulut Terapkan Teknologi Smart Patrol Jaga Kawasan Hutan Taman Nasional
Senin, 08 Jun 2026, 01:26 WIBMANADO -Â Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara berkolaborasi bersama Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) dan Wildlife Conservation Society-Indonesia Program (WCS-IP) meningkatkan kapasitas personel lapangan melalui penerapan teknologi digital 'Smart Patrol'.Â
"Pemanfaatan aplikasi tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan efektivitas patroli lapangan," kata Kepala Dinas Kehutanan Sulut Rainer Dondokambey di Manado, Minggu.
Sistem tersebut memungkinkan pengumpulan data spasial secara digital, mempercepat penyusunan laporan, serta meningkatkan akurasi informasi terkait kondisi kawasan hutan.
Selain itu, implementasi aplikasi tersebut diyakini mampu mendukung upaya pencegahan berbagai aktivitas ilegal seperti perambahan kawasan hutan, penebangan liar, perburuan satwa dilindungi, hingga pertambangan tanpa izin.
âPenguatan kapasitas petugas lapangan menjadi faktor penting untuk mewujudkan sistem pengawasan hutan yang lebih modern dan responsif terhadap berbagai ancaman di lapangan,â katanya.
Dia berharap, dampak lain dari pelatihan tersebut adalah meningkatnya koordinasi antar instansi dalam pelaksanaan patroli dan pengamanan kawasan hutan di Sulawesi Utara.
"Dengan sistem yang terintegrasi, proses monitoring, evaluasi, hingga pelaporan kegiatan pengamanan hutan dapat dilakukan secara lebih efektif dan terdokumentasi dengan baik," katanya menambahkan.
Tindak lanjut dari pelatihan tersebut, peserta telah melakukan praktik penggunaan 'Smart Desktop' dan 'Smart Mobile', simulasi pengumpulan data lapangan menggunakan perangkat Android, pemasangan papan informasi kawasan hutan, serta penyusunan rencana implementasi Smart di wilayah kerja masing-masing.
Dinas Kehutanan Sulut juga merekomendasikan pelatihan lanjutan dan pendampingan teknis secara berkala, termasuk penguatan sarana pendukung seperti laptop, GPS, dan perangkat android.
"Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan penerapan Smart Patrol berjalan optimal dan mampu mendukung pengelolaan kawasan hutan berkelanjutan di Sulawesi Utara," katanya.
Peserta pelatihan berasal dari Dinas Kehutanan Daerah Sulut, UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) I, KPH II, dan KPH IV, Balai TNBNW, serta Yayasan Masarang.
- smart patrol
- dinas kehutanan sulut
- taman nasional bogani nani wartabone
- wcs-ip
- pengawasan hutan
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.