- Home
-
- Luar Negeri
-
- Jepang akan Ekspor Kapal P...
Jepang akan Ekspor Kapal Perusak Kelas Asagiri ke Indonesia
Sabtu, 06 Jun 2026, 11:21 WIBTOKYO - Jepang dan Indonesia sepakat untuk memulai pembicaraan tingkat kerja mengenai kemungkinan ekspor kapal perusak kelas Asagiri ke Jakarta, seiring Tokyo mempercepat kerja sama pertahanan dengan negara-negara yang memiliki pandangan serupa.
Menurut kementerian Jepang yang dikutip Kyodo, Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin mencapai kesepakatan selama pembicaraan di Tokyo.
Tokyo telah berupaya memperdalam kerja sama peralatan pertahanan dengan mitra keamanan di Indo-Pasifik, termasuk Filipina dan Selandia Baru, untuk memperkuat pencegahan di tengah meningkatnya kekuatan militer dan agresivitas maritim Tiongkok di kawasan tersebut.
Pada bulan April, Jepang merevisi tiga prinsipnya tentang transfer peralatan dan teknologi pertahanan, serta pedoman implementasi terkait, melonggarkan pembatasan ekspor senjata.
Berdasarkan aturan yang direvisi, Jepang dapat mengekspor senjata, termasuk kapal perusak, ke negara-negara yang telah menyepakati perjanjian dengan Tokyo mengenai perlindungan informasi rahasia dan masalah keamanan lainnya.
Selama pertemuan tersebut, Menhan Sjafrie menyampaikan niat Indonesia untuk memajukan kerja sama peralatan dan teknologi pertahanan, termasuk potensi transfer kapal perusak serbaguna Angkatan Laut Bela Diri Indonesia, kata kementerian itu.
Kedua menteri sepakat untuk menggunakan kerangka kerja tingkat kerja yang dibentuk bulan lalu untuk membahas isu-isu terkait potensi pengalihan, pelatihan, pemeliharaan, dan persyaratan operasional.
Jepang dan Indonesia telah menyimpulkan perjanjian yang diperlukan yang mengatur transfer peralatan pertahanan.
Kapal perusak kelas Asagiri mulai beroperasi pada tahun 1988. Kapal-kapal ini dapat membawa helikopter patroli dan dilengkapi dengan rudal anti-kapal selam, di antara sistem lainnya.
Di masa lalu, mereka dikerahkan untuk operasi anti-pembajakan di lepas pantai Somalia. Kapal utama dari kelas ini dipensiunkan pada bulan Maret lalu.
Pada hari Minggu, di sela-sela forum keamanan Shangri-La Dialogue di Singapura, Koizumi dan mitranya dari Filipina, Gilberto Teodoro, sepakat untuk mengupayakan transfer cepat kapal perusak kelas Abukuma yang telah dipensiunkan ke Manila.
Jepang juga sedang bernegosiasi dengan Selandia Baru mengenai kemungkinan ekspor fregat canggih kelas Mogami miliknya. Selandia Baru juga mempertimbangkan fregat Tipe 31 buatan Inggris dan berencana untuk membuat pilihan menjelang akhir tahun 2027.
- RI-Jepang
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Bayern Muenchen Bertekad Kembali Menang Atas Madrid di Bernabeu Sejak 2001
-
Musim Hujan Mudah Terserang Penyakit. Ikuti Cara Berikut agar Tetap Sehat
-
Ikuti Instruksi Dedi Mulyadi, Pemkab Bekasi Siap Buka Anggaran ke Publik
-
Menkum Ungkap Tujuh Isu Utama yang Sering Muncul Sejak KUHP dan KUHAP Berlaku, Ada soal Pasal Perzinahan dan Pemidanaan Demontrans
-
Persija Versus Persib: Arlyansyah Antusias Sambut Laga Pertamanya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.