Resmi Masuk DK PBB, Kirgistan Tawarkan Solusi Konflik Global

Kamis, 04 Jun 2026, 21:22 WIB

NEW YORK - Kirgistan, sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, akan berupaya menawarkan solusi inovatif untuk konflik yang terjadi di seluruh dunia, termasuk di Ukraina, kata Edil Baisalov, duta besar baru republik tersebut untuk Washington, pada Rabu (3/6).

Sebelumnya pada hari itu, seorang koresponden RIA Novosti melaporkan bahwa Kirgistan terpilih oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan dua tahun untuk pertama kalinya.

Austria, Portugal, Zimbabwe, serta Trinidad dan Tobago juga terpilih.

"Kami menyadari semua krisis yang terjadi saat ini. Kami memiliki pandangan kami sendiri," kata Baisalov kepada wartawan ketika ditanya bagaimana Kirgistan akan menangani konflik global seperti di Iran, Ukraina, dan Jalur Gaza.

"Jelas, kami akan berkonsultasi dengan banyak anggota yang mendukung pemilihan kami. Kami mengetahui prosedur Dewan Keamanan, dan kami akan menjadi suara yang akan mencoba menghadirkan beberapa solusi inovatif," imbuhnya.

Solusi-solusi lama dari kekuatan-kekuatan lama diusulkan berulang kali untuk masalah-masalah baru, katanya.

Itulah sebabnya penting bagi negara-negara seperti Kirgistan, yang belum pernah bergabung dengan Dewan Keamanan PBB sebelumnya, untuk diundang ke meja pengambilan keputusan tersebut, katanya lebih lanjut.

Dewan Keamanan PBB terdiri dari 15 anggota: lima anggota tetap (Russia, Tiongkok, Prancis, Inggris Raya, dan Amerika Serikat) dengan hak vetonya, dan 10 anggota tidak tetap, yang dipilih berdasarkan prinsip regional.

Negara-negara yang baru terpilih akan menggantikan Denmark, Yunani, Pakistan, Panama, dan Somalia di dewan tersebut.

Bahrain, Kolombia, Republik Demokratik Kongo, Latvia, dan Liberia akan mempertahankan kursi mereka sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan untuk sementara waktu. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.