Pemprov Jawa Timur Catat Potensi Produksi Padi 7,71 Juta Ton GKG
Kamis, 04 Jun 2026, 11:40 WIBSURABAYA â Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat potensi produksi padi sebesar 7,71 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) pada periode JanuariâJuli 2026 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka tersebut tertinggi secara nasional dan meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
âAlhamdulillah, capaian ini menunjukkan bahwa kerja keras para petani dan seluruh stakeholder pertanian Jawa Timur memberikan hasil yang nyata. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang selama ini berikhtiar menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan,â ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Kamis (04/6).
Data BPS yang dirilis pada 2 Juni 2026 menunjukkan potensi produksi padi Jawa Timur pada JanuariâJuli 2026 mencapai 7,71 juta ton GKG atau meningkat 5,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebesar 7,30 juta ton GKG.
Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan potensi produksi padi terbesar di Indonesia, melampaui Jawa Tengah yang diproyeksikan mencapai 7,00 juta ton GKG dan Jawa Barat sebesar 5,98 juta ton GKG.
Menurut Khofifah, capaian tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian Jawa Timur tetap tumbuh positif dan mampu mempertahankan kontribusi strategisnya sebagai penyangga utama ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim global.
âIni bukan sekadar angka statistik, tetapi bukti nyata ketangguhan petani Jawa Timur serta kuatnya ekosistem pertanian yang terus kita bangun bersama. Jawa Timur akan terus berkomitmen menjaga perannya sebagai lumbung pangan nasional,â ujarnya.
Peningkatan produksi padi Jawa Timur ditopang kenaikan luas panen yang mencapai 1,38 juta hektare pada JanuariâJuli 2026. Angka tersebut meningkat dari 1,30 juta hektare pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh sebesar 5,49 persen.
âPeningkatan luas panen ini menunjukkan bahwa produktivitas pertanian Jawa Timur tetap terjaga. Ini sekaligus mempertegas peran Jawa Timur sebagai salah satu penyangga utama ketahanan pangan nasional,â katanya.
Khofifah menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai program yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah kabupaten/kota, Tentara Nasional Indonesia (TNI), penyuluh pertanian, kelompok tani, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Untuk mempertahankan tren positif itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) melalui optimalisasi lahan pertanian potensial, penggunaan benih unggul bersertifikat yang adaptif terhadap perubahan iklim, optimalisasi alat dan mesin pertanian (alsintan), penerapan teknologi budidaya modern, serta penguatan infrastruktur sumber daya air.
Selain itu, rehabilitasi jaringan irigasi, pengembangan irigasi perpompaan, serta penguatan sistem deteksi dini dan pelaporan cepat terhadap potensi bencana pertanian juga terus dilakukan guna meminimalkan risiko gagal panen.
"Jawa Timur akan terus berikhtiar menjaga stabilitas dan produktivitas sektor pertanian. Melalui sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, kami optimis mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia,â ujar dia.
Khofifah menambahkan capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh insan pertanian Jawa Timur untuk terus meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani melalui dukungan teknologi, infrastruktur, dan kebijakan yang berpihak kepada petani.
âKeberhasilan ini bukan hanya capaian statistik, tetapi juga wujud nyata dedikasi para petani yang setiap hari bekerja menjaga ketersediaan pangan bangsa. Insyaa Allah keberpihakan terhadap sektor pertanian akan terus menjadi prioritas pembangunan Jawa Timur,â katanya.
- Pemprov Jawa Timur
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
439 Sekolah di Aceh Tamiang Rusak Akibat Banjir
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Disertai Letusan Awan Panas Sejauh 3,5 Km
-
Jepang Bangun Pembangkit Listrik Osmotik Kedua di Dunia
-
ThinkPad Aura Edition, Laptop AI untuk Segmen Enterprise Segera Meluncur
-
Kementerian LH Tutup Operasional PT GRS di Serang karena Cemari Lingkungan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.