MALIQ & D’Essentials Siapkan Album Baru dan Bikin Sekolah Musik
Kamis, 04 Jun 2026, 08:19 WIBJAKARTA - Grup MALIQ & DâEssentials menyiapkan karya musik baru serta sekolah musik setelah penyelenggaraan pertunjukan musikal "Senja Teduh Pelita", yang menampilkan lagu-lagu mereka.
"Setelah 'Senja Teduh Pelita' ini banyak rencana, ada Sekolah MAD, ada single baru, ada album baru, semua udah teratur lini masanya," kata vokalis MALIQ & DâEssentials, Angga Puradiredja, di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu.
Menurut dia, Sekolah MALIQ & DâEssentials Music Lab atau MAD dirancang sebagai wadah untuk berbagi pengetahuan mengenai proses kreatif dan aspek teknis di balik karya-karya musik MALIQ & DâEssentials.
"Kita pingin membagikan hal-hal yang selama ini pesannya hanya bisa diketahui orang, nangkapnya kalau lagu Maliq itu tentang cinta. Tapi, kalau itu dibongkar, mungkin bisa jadi keilmuan teknis yang, yang beda lagi," kata Angga.
MALIQ & DâEssentials juga berencana menyiapkan lagu dan album baru.
"Nanti mungkin inspirasi lagu baru dari kami yang akan kami keluarkan dalam waktu dekat bisa menerjemahkan, saling align dengan proses yang kita jalani," ujar Angga.
"Ini harus mencakup segala bidang, supaya ini berkelanjutan dan nyata memberi dampak yang berasa di semua yang terlibat," ia menambahkan.
Grup MALIQ & DâEssentials saat ini beranggotakan vokalis Angga Puradiredja dan Indah Wisnuwardhana, gitaris Arya 'Lale' Aditya Ramadhya, bassist Dendy 'Javafinger/Jawa' Sukarno, kibordis Ilman Ibrahim Isa, dan penabuh drum Widi Puradiredja.
Sebanyak 20 lagu MALIQ & DâEssentials ditampilkan dalam pertunjukan musikal "Senja Teduh Pelita" yang diprakarsai oleh Jakarta Movin dan didukung oleh Indonesia Kaya.
Pertunjukan musikal itu akan dilaksanakan dari 3 hingga 12 Juli 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.
Alf Elijah Sigarlaki dipilih menjadi pemeran tokoh utama Arah versi laki-laki dan Daria Lakshmi menjadi pemeran Arah versi perempuan dalam pertunjukan musikal "Senja Teduh Pelita." âââââââ
Kedua pemeran muda itu sebelumnya berperan dalam pementasan teater "Musikal Petualangan Sherina."
Selain harus menghafal dialog dan mendalami peran, para pemeran pertunjukan "Senja Teduh Pelita" dituntut untuk menguasai koreografi, teknik vokal, pembagian suara, dan teknik pergerakan di panggung.
Sutradara Nuya Susantono mengatakan, tokoh Arah dalam pertunjukan itu ditampilkan oleh aktor lelaki dan perempuan untuk menunjukkan bahwa ceritanya merupakan cerita universal tentang perjalanan manusia.
Penampilan tokoh utama versi lelaki dan perempuan, menurut dia, ditujukan untuk memperlihatkan perspektif cerita yang melampaui batasan gender dan usia.
"Anak-anak, dewasa, manusia, semua bisa relate dengan journey dan perjuangan ini," kata Nuya.
- Lagu Baru
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Jembatan Armco Tukka Rampung 100 Persen, Mobilitas Warga Tapanuli Tengah Kembali Lancar
-
Teknologi Pengolahan Air Laut Suplai Air Bersih Kawasan Pariwisata ITDC
-
Lebaran Bekasi Jadi Benteng Budaya Lokal di Tengah Masyarakat Multikultur
-
Rakor Kesiapan Operasi Ketupat 2026 Digelar
-
Bruce Springteen Rilis Lagu Baru "Streets of Minneapolis", Kritik untuk Presiden Trump
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.