Final NBA 2026: San Antonio Percaya Era Kejayaan Bersama Wembanyama Telah Tiba
📅 Kamis, 04 Jun 2026, 00:07 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMeski belum pernah berbincang langsung dengan Wembanyama, Alvarado menilai sang pemain telah menjadi bagian dari komunitas kota. Bahkan, pebasket Prancis itu pernah mengunjungi patung tersebut dan menandatanganinya, meski tanda tangan tersebut akhirnya hilang karena hujan.
“Senang melihat dia berinteraksi dengan masyarakat. Banyak bintang olahraga ingin menjauh dari publik, tetapi dia justru aktif di komunitas dan ingin berada di sini,” kata Alvarado. “Dia tampak sebagai pribadi yang baik dan berhati besar.”
Antusiasme masyarakat terlihat jelas di toko suvenir dalam kompleks Frost Bank Center, markas Spurs, yang dipadati pembeli menjelang Final NBA.
Fenomena itu bahkan merambah kalangan biarawati Salesian di San Antonio. Mereka sempat viral di media sosial setelah mengunggah video bermain basket sambil mengenakan jersey Spurs di atas pakaian religius mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sejumlah bar dan toko suvenir lokal, lilin bergambar Wembanyama bahkan dijual dengan desain menyerupai figur santo, menunjukkan betapa besar pengaruh sang pemain di kota tersebut.
Kedatangan Wembanyama yang kini berusia 22 tahun memang membawa Spurs menjadi sorotan dunia. Namun warga San Antonio menilai pemain muda itu tetap mempertahankan sikap rendah hati yang selama ini menjadi ciri khas organisasi Spurs.
Nilai tersebut diwariskan oleh tokoh-tokoh seperti Duncan dan mantan pelatih legendaris sekaligus presiden klub saat ini, Gregg Popovich.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pasangan penggemar lama Spurs, Jim Fellows dan Elsie Fellows, bahkan menghiasi rumah mereka dengan berbagai atribut tim menjelang Final NBA.
“Ini tim yang hebat. Di puncaknya tentu ada Wemby. Saat dia berada di lapangan, semuanya berjalan lebih baik. Tetapi setiap pemain berkontribusi,” kata Jim.
Sementara itu, Elsie mengenang parade juara Spurs pada 1999 dan meyakini sejak awal bahwa Wembanyama akan cocok dengan budaya San Antonio.
“Setelah membaca tentang dirinya, kami merasa dia akan sempurna karena dia sangat rendah hati,” ujarnya.
“Banyak pemain Spurs masih tinggal di sekitar sini. Kami bisa bertemu mereka di supermarket atau pusat perbelanjaan. Kami hanya menyapa lalu melanjutkan aktivitas. Wemby juga seperti itu. Dia bagian dari komunitas dan hidup seperti orang biasa.”
“Namun saat berada di lapangan basket, dia luar biasa.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!