Gubernur Papua Minta Kepala Daerah Wujudkan Keadilan hingga ke Kampung dan Daerah Terpencil
📅 Rabu, 03 Jun 2026, 05:33 WIB | Oleh: SriyonoJAYAPURA - Gubernur Papua Mathius D Fakhiri meminta seluruh kepala daerah di sembilan kabupaten kota untuk terus mewujudkan prinsip keadilan bagi masyarakat hingga ke tingkat kampung dan daerah terpencil.
"Keadilan merupakan salah satu nilai utama dalam Pancasila yang harus benar-benar diimplementasikan dalam setiap kebijakan pembangunan di daerah," kata Fakhiri usai memimpin upacara Hari Lahir Pancasila bertempat di Halaman Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Selasa (2/6).
Menurut Fakhiri, untuk itu pemerintah di kabupaten dan kota tidak boleh hanya berfokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga harus memastikan masyarakat di kampung-kampung merasakan hasil pembangunan secara merata.
“Seluruh masyarakat harus mendapatkan hak yang sama dalam pelayanan, pembangunan, dan akses kesejahteraan,” ujarnya.
Dia menjelaskan untuk itu di momen Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni 2026 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai dasar kebangsaan tersebut dalam kehidupan bermasyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan di daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Karena itu dengan keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi kunci untuk menciptakan rasa keadilan yang nyata di tengah kehidupan sosial," katanya lagi.
Dia menambahkan Papua memiliki karakteristik wilayah yang luas dan beragam, sehingga membutuhkan perhatian khusus agar tidak terjadi kesenjangan antar wilayah.
"Oleh sebab itu saya juga mendorong agar kepala daerah lebih aktif melakukan komunikasi dan musyawarah dengan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat bawah," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan pihaknya menilai dengan pendekatan musyawarah di tingkat kampung dapat mencegah munculnya konflik sosial sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan maka bisa memastikan pembangunan berjalan adil dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Papua,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!