Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Swiss Ingin Akhiri Kutukan 16 Besar di Piala Dunia 2026

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 09:30 WIB | Oleh:

Kekuatan terbesar Swiss tetap berada di lini tengah yang dipimpin Granit Xhaka.

Eks gelandang Arsenal tersebut masih menjadi pusat permainan sekaligus pemimpin utama tim nasional. Pengalaman, visi bermain, dan kemampuan mengatur tempo membuat Xhaka tetap menjadi sosok penting dalam sistem permainan Murat Yakin.

Selain Xhaka, Swiss juga diperkuat sejumlah pemain berpengalaman seperti Manuel Akanji, Gregor Kobel, Remo Freuler, hingga Breel Embolo.

Nama terakhir menjadi salah satu pemain paling berbahaya di lini depan Swiss setelah tampil produktif sepanjang fase kualifikasi.

Di tengah dominasi pemain senior, Swiss juga mulai melahirkan generasi baru yang menjanjikan.

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Johan Manzambi. Gelandang berusia 20 tahun tersebut mulai dikenal berkat visi bermain, umpan akurat, serta kemampuannya membantu serangan dari lini kedua.

Kehadiran pemain muda seperti Manzambi memberi warna baru dalam permainan Swiss yang selama ini identik dengan disiplin dan pragmatisme.

Perpaduan pemain senior dan talenta muda membuat skuad Swiss terlihat lebih seimbang dibanding beberapa turnamen sebelumnya.

Rekor Medioker Masih Menghantui

Meski konsisten tampil di turnamen besar, Swiss masih dibayangi catatan yang belum terlalu istimewa di Piala Dunia.

Prestasi terbaik mereka hanya mencapai perempat final, dan itu terakhir kali terjadi pada 1954 ketika Swiss menjadi tuan rumah.

Sejak saat itu, mereka lebih sering gagal melewati fase gugur awal meski beberapa kali mampu memberi kejutan kepada tim-tim elite Eropa.

Dalam beberapa tahun terakhir, Swiss pernah mengalahkan Jerman, Spanyol, hingga Portugal. Hasil tersebut membuktikan bahwa mereka tetap berbahaya ketika tampil dalam performa terbaik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Uzbekistan Kemas Air Mineral 5 Liter Berbentuk Dumbbell

30 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Uzbekistan Kemas Air Minera...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.