Final Liga Champions: Arsenal Bidik Gelar, PSG Kejar Sejarah
Jumat, 29 Mei 2026, 15:25 WIBJAKARTA - Arsenal hanya tinggal selangkah lagi untuk menorehkan sejarah sebagai tim kesepuluh yang mampu menjuarai Liga Champions tanpa menelan kekalahan sepanjang musim. Namun, ambisi tersebut harus melewati hadangan juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) pada partai final yang digelar di Puskás Aréna, Budapest.
Laga puncak ini menjadi ulangan semifinal musim lalu ketika PSG asuhan Luis Enrique menyingkirkan Arsenal dengan agregat 3-1 sebelum menghancurkan Inter Milan 5-0 di final untuk meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Meski demikian, rekor pertemuan kedua tim di kompetisi Eropa masih memihak Arsenal. Dari lima pertemuan terakhir, klub asal London Utara tersebut meraih satu kemenangan, sementara PSG baru sekali menang dan sisanya berakhir imbang.
Perjalanan kedua tim menuju final musim ini berlangsung dengan karakter yang berbeda. Arsenal racikan Mikel Arteta tampil solid dengan pertahanan yang disiplin. The Gunners mencatatkan sembilan clean sheet dan hanya kebobolan empat gol sepanjang fase liga.
Kemenangan atas Atletico Madrid, Bayern Munchen, dan Inter Milan menjadi fondasi perjalanan Arsenal sebelum melewati babak gugur yang lebih ketat. Klub asal Inggris itu berhasil menyingkirkan Bayer Leverkusen, Sporting CP, dan kembali mengalahkan Atletico Madrid untuk memastikan tempat di final.
Di sisi lain, PSG tampil lebih agresif dengan kekuatan lini serang yang produktif. Klub asal Prancis tersebut telah mencetak 44 gol sepanjang kompetisi dan hanya terpaut satu gol dari rekor produktivitas semusim Liga Champions yang pernah dicatatkan Barcelona pada musim 1999/2000.
Performa impresif PSG tidak lepas dari kontribusi pemain sayap asal Georgia, Khvicha Kvaratskhelia. Sepanjang musim, Kvaratskhelia telah menyumbang 10 gol dan enam assist, termasuk tujuh kontribusi gol yang tercipta pada fase gugur.
PSG juga menunjukkan konsistensi dengan menyingkirkan sejumlah lawan kuat seperti Atalanta, Bayer Leverkusen, Barcelona, Tottenham Hotspur, Chelsea, Liverpool, hingga Bayern Munchen. Perjalanan tersebut semakin mengukuhkan status mereka sebagai salah satu tim terbaik Eropa musim ini.
Bagi Arsenal, final ini menjadi puncak dari proses pembangunan tim yang dilakukan Arteta dalam beberapa musim terakhir. Setelah mencapai perempat final pada musim 2023/2024 dan semifinal pada musim 2024/2025, Arsenal kini kembali tampil di final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 2005/2006.
Sementara itu, PSG berpeluang mencetak sejarah baru apabila mampu mempertahankan gelar. Jika berhasil menang, klub Paris tersebut akan menjadi tim Prancis pertama yang meraih dua gelar Liga Champions secara beruntun sekaligus mempertegas warisan Luis Enrique sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah klub.
Perkiraan Susunan Pemain
PSG: Safonov; Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes; Zaïre-Emery, Vitinha, João Neves; Doué, Dembélé, Kvaratskhelia.
Achraf Hakimi masih diragukan tampil akibat cedera paha yang membuatnya absen sejak semifinal melawan Bayern Munchen. Namun, bek asal Maroko tersebut telah kembali berlatih bersama tim. Ousmane Dembélé yang sempat mengalami masalah betis juga dikabarkan berpeluang tampil setelah menjalani pemulihan.
Arsenal: Raya; Timber, Saliba, Gabriel, Calafiori; Rice, Lewis-Skelly, Ãdegaard; Saka, Gyökeres, Trossard.
Di kubu Arsenal, Noni Madueke diragukan bermain karena mengalami cedera hamstring saat menghadapi Crystal Palace. Jurriën Timber masih berupaya pulih dari cedera pangkal paha, sedangkan Ben White dipastikan absen akibat cedera lutut yang dialaminya pada awal Mei lalu.
- Luis Enrique
- Paris Saint-Germain (PSG)
- Liga Champions
- Mikel Arteta
- final liga champions
- Arsenal
- UEFA Champions League
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Final Liga Championa, Perkiraan Susunan Pemain Arsenal dan PSG
-
Tim-tim Besar Italia Absen di Liga Chamions, Termasuk AC Milan
-
Investasi PMDN dan PMA di Lebak Tembus Rp580 Miliar, Serap 2.856 Tenaga Kerja
-
Reformasi PSG di era Luis Enrique Berbuah Manis sebagai Kampiun Eropa
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
-
Paris Saint-Germain Raih Gelar Ligue 1 Kelima Beruntun
-
Masa Depan Leandro Trossard di Arsenal Masih Abu-Abu, Besiktas Ajukan Tawaran Verbal 322 Miliar Rupiah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.