Kota Wina Digugat soal Tarif Toilet Umum Khusus Perempuan Tapi untuk Pria Gratis

Minggu, 16 Agu 2026, 05:07 WIB

WINA - Seorang aktivis asal Austria, Melanie Gradik, 27 tahun, menggugat Pemerintah Kota Wina terkait tarif penggunaan toilet umum yang dinilai mendiskriminasi perempuan.

Dari The Straits Times, di sejumlah fasilitas toilet umum di Wina, pengguna harus membayar 50 sen euro untuk menggunakan bilik toilet. Sementara itu, urinoar untuk laki-laki tersedia secara gratis.

Ket. Foto: Pengacara Gradik menilai alasan perbedaan biaya berdasarkan kebutuhan pembersihan tidak menghilangkan persoalan diskriminasi. — Sumber: Istimewa

Gradik mengatakan persoalan tersebut pertama kali disadarinya ketika berada di sebuah taman bersama seorang teman laki-laki. Keduanya membutuhkan toilet, tetapi temannya dapat menggunakan urinoar tanpa membayar, sedangkan Gradik harus membayar 50 sen euro.

“Kami berdua harus ke toilet. Dia bisa masuk secara gratis, tetapi saya harus membayar 50 sen. Saya berpikir, bagaimana mungkin?” kata Gradik kepada AFP.

Gradik sebelumnya telah mengajukan keluhan kepada Pemerintah Kota Wina. Proses mediasi dengan pemerintah kota pada akhir Juni 2026 tidak menghasilkan kesepakatan. Pengacaranya, Petra Laback, kemudian menyatakan akan mengajukan gugatan kompensasi setelah keputusan resmi diterbitkan.

Persoalan tarif toilet tersebut sebelumnya juga mendapat sorotan Volksanwaltschaft atau Ombudsman Austria. Lembaga itu pada 2025 menyatakan perbedaan tarif tersebut sebagai bentuk diskriminasi terhadap perempuan.

Ombudsperson Gaby Schwarz mengatakan, “Di Wina, kesetaraan bagi perempuan membutuhkan biaya tambahan, yaitu 50 sen setiap kali menggunakan toilet. Kesetaraan tidak seharusnya dikenakan biaya.”

Pemerintah Kota Wina menyatakan tarif hanya diberlakukan pada sebagian fasilitas yang memiliki layanan pengawasan dan membutuhkan biaya kebersihan lebih tinggi. Data terbaru yang dikutip media Austria menyebut terdapat 167 fasilitas toilet umum, dengan 138 di antaranya dapat digunakan gratis. Sebanyak 27 fasilitas yang diawasi mengenakan tarif 50 sen selama jam pelayanan. Di luar jam tersebut, fasilitas itu juga dapat digunakan secara gratis.

Dalam sidang komite petisi Dewan Kota Wina pada Mei 2026, pemerintah kota juga mencatat adanya petisi yang meminta seluruh toilet umum berada dalam akses gratis. Pemerintah kota sebelumnya menyatakan akan memeriksa kemungkinan menghapus tarif tersebut.

Pengacara Gradik menilai alasan perbedaan biaya berdasarkan kebutuhan pembersihan tidak menghilangkan persoalan diskriminasi. “Justru karena hal ini berkaitan dengan perbedaan biologis, terdapat diskriminasi langsung,” kata Laback.

Gugatan Gradik kini menjadi persoalan hukum yang akan menentukan apakah perbedaan tarif penggunaan bilik toilet dan urinoar dapat dianggap sebagai diskriminasi berdasarkan jenis kelamin.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Kota Wina Digugat soal Tarif Toilet Umum Khusus Perempuan Tapi untuk Pria Gratis

Krisis Air Makin Parah! Warga Swiss Dilarang Cuci Mobil dan Siram Taman

Jakarta Diprediksi Berawan Seharian Minggu Ini, BMKG Catat Suhu Bisa Capai 34 Derajat

Drama 6 Gol! AC Milan Menang Telak 4-2 atas Manchester United

Resmi! Bek Sayap Timnas Inggris Djed Spence Tinggalkan Tottenham, Kini Berseragam Inter Milan

Meriah Banget Semarak HUT RI! Seribuan Siswa Aceh Barat Turun ke Jalan Ikuti Karnaval Kemerdekaan

Meski Hasil Kurang Memuaskan, Singapura Temukan Sisi Positif Lawan Yordania

Gempa Simalungun Bikin Warga Aceh Barat Waspada, BPBD Beri Kabar Terbaru

Dedi Mulyadi Gagas Lima Desa di Bekasi Ditata dengan Nuansa Sunda, Rumah Tradisional Bakal Dipertahankan

Erdogan Ajak Mesir Bergabung dengan Pakta Pertahanan Turki-Saudi-Pakistan

Keren Tak Cuma Atasi Kerusuhan, Mobil Water Canon Polres Kudus Kini Dipakai Salurkan Air Bersih

Kebakaran Hutan Mengamuk di Eropa, Cuaca Panas dan Kering Jadi Penyebabnya

Rano Karno Gagas Serial AI “Rimba Raya”, Ajak Generasi Muda Kembali Cintai Alam

Fantastis Lada Putih Babel Mendunia! Kementerian UMKM Lepas Ekspor 8,2 Ton ke Belanda

Korsel Buka Jalan Damai dengan Korut, Tekad Akhiri Konflik Makin Kuat

Mengagetkan! Koops TNI Habema Amankan Senjata Diduga Milik OPM di Ugimba

Gawat Gempa NTT Picu Ancaman Baru! Badan Geologi Ingatkan Bahaya Turutan Likuefaksi

Terobosan Baru Pemkab Bangka Tengah, UMKM Dipermudah Dapat Modal Usaha

Kabar Baik untuk Seniman Kepri! Kemenkum Dampingi Pencatatan Hak Cipta Karya Lagu dan Lukis

Jangan Diabaikan Catatan Sejarah Ini! Sesar Flores Beberapa Kali Hasilkan Gempa Dahsyat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.