Dedi Mulyadi Gagas Lima Desa di Bekasi Ditata dengan Nuansa Sunda, Rumah Tradisional Bakal Dipertahankan

Minggu, 16 Agu 2026, 01:00 WIB

Kabupaten Bekasi - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggagas penataan lima desa di wilayah selatan Kabupaten Bekasi dengan mempertahankan karakter budaya khas Sunda untuk memperkuat identitas daerah yang selama ini dikenal sebagai kawasan industri.

Gagasan tersebut disampaikan Dedi saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD dalam rangka tasyakuran Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, kompleks perkantoran Pemkab Bekasi, Sabtu (15/8).

Ket. Foto: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Rapat Paripurna dalam rangka tasyakuran Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi di gedung DPRD setempat, Sabtu (15/8). — Sumber: Antara

"Kabupaten Bekasi memiliki beragam karakter wilayah, mulai dari kawasan industri, pertanian, pesisir hingga kawasan perdesaan. Karena itu, pembangunan daerah perlu mempertahankan sekaligus memperkuat karakter masing-masing wilayah," katanya.

Menurut Dedi, pemerintah daerah perlu meletakkan dasar yang kuat dalam menentukan arah pembangunan dan perwajahan Kabupaten Bekasi agar tidak terlalu identik sebagai kawasan industri.

Salah satu upaya yang digagas adalah penataan lima desa di Kecamatan Cibarusah dan Bojongmangu yang masih memiliki lingkungan relatif asri. Penataan tersebut diharapkan tidak menghilangkan karakter lokal, tetapi justru menjadi kekuatan dan identitas baru Kabupaten Bekasi.

Dedi mengatakan rumah warga yang masih mempertahankan karakter tradisional tidak perlu diubah secara keseluruhan. Penataan dapat dilakukan dengan memperbaiki bagian-bagian yang diperlukan sehingga wajah perdesaan tetap terjaga.

Selain itu, kawasan tersebut memiliki potensi lingkungan yang perlu dipertahankan, seperti lahan pertanian, kolam, sungai, pepohonan, dan ruang terbuka. Karena itu, pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada perubahan fisik, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan ekosistem.

"Penataan lima desa tersebut nantinya akan didukung Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten Bekasi diminta menyiapkan perencanaan melalui mekanisme penganggaran dan mengidentifikasi desa-desa yang akan masuk dalam program tersebut," ujarnya.

Pemkab Bekasi Siapkan Penataan

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan Pemkab Bekasi akan memasukkan wilayah Bojongmangu dalam rencana penataan, selain kawasan Cibarusah yang sebelumnya telah menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat.

"Tadi Pak Gubernur berbicara dengan saya. Dia ingin dibangun lima desa itu dengan karakteristik Sunda. Karena Sunda itu, rumahnya enggak boleh diubah, rumahnya tetap, cuma nanti ditata," katanya.

Asep mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk melihat langsung lokasi yang berpotensi dikembangkan melalui konsep desa berbasis karakter lokal dan lingkungan.

Menurut dia, konsep tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan wajah Kabupaten Bekasi yang berbeda dari citra kawasan industri. Terlebih, wilayah Cibarusah dan Bojongmangu masih relatif asri dan berada di kawasan perbatasan dengan Kabupaten Bogor.

Rencana penataan desa juga akan berjalan beriringan dengan pembangunan jalan provinsi menuju kawasan perbatasan. Dengan akses yang semakin baik, penataan diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga karakter lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron Hanas mengatakan pembangunan identitas daerah perlu dirumuskan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD.

"Kita butuh identitas. Mana sih ikon kita? Ikon itu yang menjadi cerminan. Identitas daerah tidak hanya berbentuk bangunan atau monumen, tetapi juga ruang interaksi masyarakat yang dapat menjadi tempat berkumpul dan mencerminkan karakter warga Kabupaten Bekasi," katanya.

  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Wisatawan Jangan Panik, Pemerintah Pastikan Labuan Bajo Aman Pascagempa

The Brink of War: Teror Psikologis Menjelang Kiamat Nuklir Dunia

Darurat Pascagempa Flores! Evakuasi Warga Dipercepat demi Keselamatan

Penanganan Gempa NTT Dikebut! Pemerintah Pastikan Respons Bencana Terkoordinasi

Semoga Tidak Ada Jatuh Korban, Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Review dan Easter Eggs Trailer Avengers: Doomsday Special Look D23, Doctor Doom Bersekutu dengan Sentinel Jadi Ancaman Dunia

Aksi 'Mapalus' untuk Mencegah Stunting dan Meningkatkan SDM

Memeriahkan HUT RI dengan Lomba Bersama Warga Binaan Lapas Gorontalo

56 Tim ikut Meramaikan Kompetisi Basket 3X3 Hut RI di Bandara Sultan Hasanuddin

Menyambut HUT RI dengan Kerja Bakti Membersihkan Rumah Ibadah

Karnaval Budaya untuk Memperingati HUT RI di Distrik Kurik

Memanfaatkan Mobil Water Canon untuk Menyalurkan Air Bersih untuk Warga yang Terdampak kekeringan

Program BIAS Dapat Memperkuat Kekebalan Tubuh Anak

Persebaya Menang Tipis 1-0 atas Penang FC di Stadion Gelora Bung Tomo

Daftar 13 Atlet Panjat Tebing yang Akan Tampil di Asia Youth Championship di China

Logistik Negara Digerakkan: Bulog Salurkan Beras & Migor untuk Warga Terdampak Gempa Flores

Angin Kencang Merusak Sejumlah Rumah Warga di Sigi

Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

Telkom Perkuat Bisnis Enterprise, Siapkan Fondasi Digital Indonesia Hadapi Era AI

Gaia Music Festival 2026 Hadirkan RAN hingga Teddy Adhitya, Musik dan Alam Berpadu di Bandung

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.