- Home
-
- Megapolitan
-
- Buka Rakerda IWAPI 2026, G...
Buka Rakerda IWAPI 2026, Gubernur Pramono Beberkan Jurus Jakarta Jadi Kota Global
Rabu, 08 Jul 2026, 12:25 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/7). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi pengusaha perempuan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat transformasi Jakarta sebagai kota global.
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan IWAPI memiliki peran penting sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperkuat sektor ekonomi. Ia mengapresiasi kontribusi IWAPI yang selama ini aktif memberdayakan perempuan pelaku usaha melalui berbagai program pengembangan kapasitas dan kewirausahaan.
Menurutnya, kolaborasi antara IWAPI dengan perangkat daerah, khususnya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) serta Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), perlu terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha perempuan di Jakarta.
"Jakarta sekarang sebagai kota global, pusat perekonomian nasional, dan sekaligus memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian Indonesia. Karena itu, saya meminta IWAPI terus berkolaborasi dengan pemerintah agar semakin banyak peluang usaha yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha, khususnya perempuan," ujar Pramono.
Pramono menjelaskan kondisi perekonomian Jakarta saat ini menunjukkan tren yang positif. Pertumbuhan ekonomi ibu kota tercatat mencapai 5,59 persen dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar 16,67 persen, sementara tingkat inflasi tetap terkendali sehingga menciptakan iklim investasi dan usaha yang semakin kondusif.
Capaian tersebut, lanjutnya, menjadi peluang besar bagi pelaku usaha untuk terus berkembang. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan IWAPI, mulai dari pengembangan usaha, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga memperluas akses pasar bagi produk-produk pelaku usaha perempuan.
"Kami membuka diri untuk bekerja sama. Kolaborasi harus diwujudkan dalam program-program nyata agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan pelaku usaha," katanya.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, Pemprov DKI Jakarta juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan, termasuk pelatihan bahasa asing bagi calon tenaga kerja yang akan bekerja di luar negeri. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing masyarakat Jakarta sekaligus membuka peluang kolaborasi baru dengan organisasi pelaku usaha seperti IWAPI.
"Mudah-mudahan ini juga membuat IWAPI bisa berkolaborasi, berperan serta, dan bekerja sama dengan Pemprov DKI," tuturnya.
Pramono menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga terus membenahi berbagai infrastruktur pendukung menuju kota global. Sejumlah proyek strategis, seperti peningkatan konektivitas transportasi, pembangunan ruang publik, hingga pengembangan fasilitas kesehatan bertaraf internasional, terus dipercepat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Di bidang ekonomi digital, Pramono turut menyoroti pentingnya perluasan penggunaan transaksi nontunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di pasar-pasar yang dikelola Pemprov DKI Jakarta. Saat ini, Jakarta disebut menyumbang sekitar 38 persen penggunaan QRIS secara nasional, sehingga digitalisasi transaksi dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus memberikan rasa aman bagi para pedagang.
"Penggunaan QRIS memberikan perlindungan yang lebih baik kepada para pelaku usaha. Selain lebih aman karena mengurangi transaksi tunai, transparansi transaksi juga semakin meningkat," paparnya.
Pramono optimistis kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi seperti IWAPI akan mempercepat langkah Jakarta menjadi kota global yang inklusif, kompetitif, dan memiliki daya saing tinggi. Menurutnya, peran pengusaha perempuan akan menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendukung pembangunan ekonomi Jakarta ke depan.
"Saya berharap IWAPI terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat pemberdayaan perempuan, serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas," jelasnya.
Melalui Rakerda DPD IWAPI DKI Jakarta Tahun 2026, Pramono berharap organisasi tersebut mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyusun program kerja yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi. Ia juga berharap semakin banyak perempuan pengusaha yang berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat perekonomian daerah, dan mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global.
- Pemprov DKI Jakarta
- rakerda
- Perekonomian DKI Jakarta
- Iwapi
- Gubernur DKI Pramono Anung
- ekonomi jakarta
- UMKM Jakarta
- Pemberdayaan Perempuan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Gubernur DKI Pramono Nilai Bantuan Pembangunan Halte Perkuat Layanan Transjabodetabek
-
Buka JEFF 2026 di Balai Kota, Gubernur Pramono Anung Terima Rekor MURI
-
Color of Jakarta 2026: Gubernur Pramono Janjikan Transportasi Gratis 5 Hari di HUT 500 Jakarta
-
Festival Jakarta Great Sale 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Daftar Mal yang Ikut
-
HUT Jakarta 2026 ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum dan Tempat Wisata 3 Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.