- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ekspor Mobil Listrik Tiong...
Ekspor Mobil Listrik Tiongkok Melonjak 40 Persen pada Bulan April
Rabu, 27 Mei 2026, 13:40 WIBBEIJING - Ekspor kendaraan listrik Tiongkok melonjak 40 persen bulan lalu, memperkuat posisinya di puncak pasar global yang berkembang pesat, menurut data bea cukai yang dikumpulkan oleh Bloomberg.
Dari Al Jazeera, ekspor kendaraan listrik (EV) Tiongkok mencapai 278.081 unit pada bulan April, sehingga total penjualan ke luar negeri sejak awal tahun mencapai 893.852 unit, menurut data tersebut.
Asia mengimpor kendaraan listrik terbanyak dibandingkan wilayah lain, yaitu sebanyak 110.613 unit, diikuti oleh Eropa dan Amerika Latin dengan masing-masing 83.813 dan 52.897 unit.
Menurut data tersebut, Oceania mengimpor 22.695 kendaraan listrik (EV) dari Tiongkok, sedangkan Amerika Utara mengimpor 4.422.
Brasil mengalami peningkatan permintaan terbesar di antara 10 tujuan ekspor utama, dengan impor melonjak 221 persen menjadi 38.144.
Korea Selatan, Jerman, dan Australia juga mengalami peningkatan permintaan yang tajam, dengan impor naik antara 100 persen dan 190 persen.
Ekspor Tiongkok yang terus meningkat terjadi meskipun ada upaya dari Amerika Serikat dan Eropa untuk membatasi kendaraan negara tersebut dari pasar domestik mereka.
AS menerapkan tarif 100 persen pada kendaraan listrik buatan Tiongkok dan melarang perangkat lunak tertentu buatan Tiongkok yang digunakan dalam kendaraan terhubung.
Uni Eropa mengenakan tarif setinggi 35,3 persen pada kendaraan listrik buatan Tiongkok.
Menurut Badan Energi Internasional, Tiongkok adalah produsen kendaraan listrik terbesar di dunia, menyumbang sekitar 75 persen dari 22 juta kendaraan yang diproduksi pada tahun 2025.
Ekspor kendaraan listrik (EV) Tiongkok mencapai rekor tertinggi 2,5 juta unit pada tahun 2025, dua kali lipat dari angka tahun sebelumnya.
Di luar Eropa dan AS, model-model buatan Tiongkok menyumbang 55 persen dari total penjualan kendaraan listrik tahun lalu, menurut IEA.
IEA memperkirakan bahwa penjualan kendaraan listrik global akan mencapai 23 juta unit pada tahun 2026, yang berarti hampir 30 persen dari total penjualan mobil.
Penjualan kendaraan listrik global melampaui 20 juta unit pada tahun 2025, yang mencakup sekitar seperempat dari total penjualan mobil.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Lewati 70 Gol Pelé, Lionel Messi Sah Jadi Eksekutor Bola Mati Tersubur Kedua dalam Sejarah
-
Pemerintah Keluarkan Paket Ekonomi untuk Tekan Harga dan Produk Plastik
-
Simulasi Biaya Mobil Listrik Ini Lebih Hemat 9 Kali dari Bensin
-
Komodo Bakal Punya "Rumah Baru" di Luar NTT, Simak Rencana Besar Pemerintah
-
BKSDA Bali Evakuasi Elang Tikus dan bayi Lutung Jawa dari Warga
-
Harga Emas di Pegadaian Jumat Pagi: UBS Rp2.859.000, Antam Rp2.918.000, Galeri24 Rp2.813.000 per Gram
-
Trump Peringatkan Iran untuk Bersikap Cerdas dalam Negosiasi Lewat Meme AI Membawa Senapan Serbu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.