PLN UID Jakarta Raya Ajak Siswa Jadi Duta Energi Cilik

Selasa, 26 Mei 2026, 14:45 WIB

JAKARTRA – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melalui PLN UP3 Ciputat terus memperkuat edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat sejak usia dini melalui program PLN Goes to School di SD Islam Ibnu Umar Ciputat, Tangerang Selatan. Kegiatan ini dikemas interaktif dan menyenangkan untuk menanamkan pemahaman tentang penggunaan listrik yang aman, hemat, dan ramah lingkungan kepada para siswa.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan bahwa edukasi kelistrikan kepada anak-anak menjadi langkah penting dalam membangun budaya sadar keselamatan dan peduli energi di masa depan.

Ket. Foto: Foto suasana kegiatan PLN Goes to School di SD Islam Ibnu Umar Ciputat, Tangerang Selatan. Petugas PLN berinteraksi langsung dengan para siswa melalui sesi tanya jawab interaktif mengenai keselamatan ketenagalistrikan dan pentingnya penggunaan listrik secara bijak. — Sumber: PLN UID Jaya

“Anak-anak merupakan agen perubahan di lingkungan keluarga maupun sekolah. Melalui PLN Goes to School, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa listrik harus digunakan secara aman, bijak, dan efisien sejak dini,” ujar Andy Adcha.

Manager PLN UP3 Ciputat, Putu Kariana, menambahkan bahwa pendekatan edukasi yang kreatif dan menyenangkan menjadi cara efektif agar materi keselamatan listrik lebih mudah dipahami anak-anak.

“Kami menghadirkan edukasi dengan metode interaktif seperti dongeng, video animasi, hingga kuis agar siswa lebih antusias belajar tentang keselamatan listrik dan pentingnya hemat energi dalam kehidupan sehari-hari,” kata Putu.

20260526144047_ciputat-pln-2.jpg

Dalam kegiatan tersebut, siswa dikenalkan proses perjalanan listrik mulai dari pembangkit hingga dapat digunakan di rumah dan sekolah. Para siswa juga diajak memahami pentingnya keselamatan ketenagalistrikan, seperti tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik, tidak menyentuh stopkontak dengan tangan basah, serta segera melapor apabila menemukan kabel listrik yang rusak atau terkelupas.

Selain edukasi keselamatan, PLN juga mengajak siswa membangun kebiasaan hemat energi melalui langkah sederhana seperti mematikan lampu dan peralatan listrik yang tidak digunakan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan dan mendukung gaya hidup ramah energi.

Kepala Sekolah SD Islam Ibnu Umar Ciputat, Saryono, mengapresiasi kegiatan edukatif yang dihadirkan PLN bagi para siswa.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan tentang keselamatan listrik dan pentingnya menjaga penggunaan energi sejak dini,” ujar Saryono.

Redaktur: Diapari S

Penulis: Diapari S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.