- Home
-
- Megapolitan
-
- Warga Panik karena Harga-h...
Warga Panik karena Harga-harga Naik
Senin, 25 Mei 2026, 01:05 WIBJAKARTA â Menjelang Idul Adha warga Jakarta diindikasi panik karena harga-harga kebutuhan naik. âWarga tak perlu panik mesti harga-harga pangan naik,â ujar Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, Minggu.
Masyarakat diimbau berbelanja secara bijak dan tidak panic buying. Pemprov berkomitmen menjaga inflasi pangan tetap terkendali demi kesejahteraan warga Jakarta. Chico mengatakan, Pemprov Jakarta terus berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menjaga kestabilan secara keseluruhan.
Menurut Chico, kenaikan harga pangan disebabkan meningkatnya permintaan menjelang Idul Adha. Penyebab lainnya terjadinya curah hujan tinggi. Chico menjelaskan, curah hujan yang masih tinggi menyebabkan penurunan produksi dan kualitas panen hortikultura seperti cabai, bawang merah, bawang putih.
Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta melakukan beberapa langkah konkret. Salah satunya rutin memantau harga pangan strategis di pasar tradisional.
Dinas KPKP Jakarta juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan seperti produsen, distributor, dan BUMD. Ini seperti Perumda Dharma Jaya, dan pemerintah pusat untuk memastikan pasokan tetap lancar. Kemudian, intervensi pasar pun dilakukan jika diperlukan, termasuk distribusi pangan bersubsidi dan pasar murah.
âKhusus untuk hewan kurban, Pemprov menjamin ketersediaan stok melalui persiapan awal oleh Dharma Jaya agar harga tetap terkendali dan tidak ada lonjakan berlebih,â ujar Chico.
âPengawasan harian oleh Dinas KPKP terhadap pasokan dan distribusi komoditas strategis di pasar-pasar utama Jakarta. Pemantauan rantai pasok dari daerah produsen hingga konsumen, termasuk pengawasan mutu dan keamanan pangan,â jelas Chico.
Koordinasi lintas wilayah dengan pemerintah pusat dan daerah penghasil juga dilakukan untuk mengatasi gangguan pasokan akibat cuaca. Selain itu, Pemprov Jakarta juga melakukan transparansi melalui publikasi data harga secara rutin via Informasi Harga Pangan Jakarta (IPJ), sehingga masyarakat dan pedagang bisa memantau perkembangan.
Sebelumnya, Kepala Dinas KPKP Jakarta Hasudungan A. Sidabalok mengatakan berdasarkan pemantauan, sejumlah komoditas hortikultura naik. Cabai rawit merah tercatat naik tertinggi dari pekan lalu 71.664 menjadi 80.354 per kg.Harga bawang merah juga meningkat dari 52.615 menjadi 54.697 per kg.
Permintaan
Menurut Chico Hakim, kenaikan harga pangan ibu kota dipicu meningkatnya permintaan menjelang Idul Adha . âMenjelang Idul Adha, kebutuhan masyarakat naik baik untuk konsumsi sehari-hari maupun persiapan hari raya,â jelas Chico.
Penyebab utama kenaikan harga tersebut kombinasi dari faktor cuaca dan peningkatan permintaan. Curah hujan yang masih tinggi menyebabkan penurunan produksi dan kualitas panen hortikultura seperti cabai, bawang merah, bawang putih.
Selain itu, lanjut Chico, meningkatnya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) juga menjadi salah satu penyebab. âHal ini langsung berdampak pada pasokan ke Jakarta,â ujar Chico.
Tangerang
Sebelumnya, Pemkab Tangerang, Banten, menyiapkan strategi mengantisipasi kemungkinan terjadinya inflasi daerah yang dipicu akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan upaya awal dalam mengantisipasi inflasi ini dengan menerapkan strategi koordinasi antarlembaga dan pelaku usaha.
Menurutnya, langkah ini dilakukan guna mewujudkan sinergisitas dalam menciptakan kebijakan pengendalian gelombang kerja serta ekonomi atas dampak pelemahan nilai tukar rupiah. âPemerintah daerah sudah berupaya untuk bisa bertemu dengan pengusaha-pengusaha agar tidak ada lagi kasus pemutusan hubungan kerja,â katanya.
- Harga Pangan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
Berita Terkait:
-
Harga Cabai Sudah Mencapai Rp90.000
-
Distan Mataram Pastikan Ketersediaan Daging Aman hingga Idul Adha
-
Surabaya Samator Raih Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Harga Pangan Siang Ini, Cabai Rawit Merah Rp80.000/Kg, Telur Ayam Rp30.550/Kg
-
Kabar Baik! Warga DKI Diberi Keringanan Bayar PBB-P2 2026 untuk Periode April-Mei
-
Sejumlah Harga Bahan Pangan Alami Kenaikan di Pasar Senen Jakarta
-
Harga Pangan Hari Ini, Jumat (19/6): Cabai Rawit Merah Tembus Rp100.000 per Kg, Telur Ayam Rp29.700 per Kg
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.