Bulog-Pasar Jaya Perkuat Jalinan Tekan Gejolak Harga

Kamis, 02 Jul 2026, 01:15 WIB

JAKARTA – Pemprov Jakarta terus menekan gejolak harga. Langkah ini antara lain melihatkan Perumda Pasar Jaya dan Perum Bulog. Mereka memperluas distribusi beras dan MinyaKita melalui kegiatan operasi pasar. Tujuannya, untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasar-pasar.

“Kami terus jalin kerja sama dengan Perum Bulog mencakup penyediaan beras SPHP dan distribusi MinyaKita ke pasar-pasar yang dikelola Pasar Jaya,” kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, Rabu. Hal tersebut diperkuat melalui kerja sama dengan Perum Bulog dan ID FOOD sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menekan gejolak harga di Jakarta.

Ket. Foto: Sejumlah pengujung mengangkat beras program Stabilisasi Harga dan Pasokan Pangan (SPHP) di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta — Sumber: ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso

Selain itu, Pasar Jaya bersama Bulog juga mengembangkan dan mengoperasikan kios Bulog di sejumlah pasar. Kehadiran kios tersebut, kata Agus, semakin mempermudah masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. “Kehadiran kios diharapkan semakin mempermudah masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat distribusi pangan pemerintah,” ujar Agus.

Kerja sama dengan ID FOOD juga dilakukan untuk memastikan pasokan komoditas strategis seperti gula dan minyak goreng tetap tersedia di pasar. Di sisi lain, kerja sama dengan ID FOOD dilakukan untuk memastikan pasokan komoditas strategis seperti gula dan minyak goreng tetap tersedia di pasar. Menurut Agus, kolaborasi antar-BUMN dan BUMD pangan menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga kelancaran distribusi di tengah tingginya kebutuhan masyarakat Jakarta.

“Koordinasi dan kerja sama antara Perumda Pasar Jaya, Perum Bulog, Badan Pangan Nasional, ID FOOD, serta kementerian terkait berjalan dengan sangat baik dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Jakarta,” tutur Agus.Lebih lanjut, Agus menjelaskan sinergi tersebut juga melibatkan Badan Pangan Nasional (BPN), Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan dalam pemantauan pasokan, pengendalian harga komoditas strategis, hingga melaksanakan intervensi pasar bila diperlukan.

Selain memastikan distribusi berjalan baik, Pasar Jaya juga mendukung pemantauan harga melalui Info Pangan Jakarta dan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Kedua sistem tersebut menyediakan data harga yang diperbarui setiap hari sehingga menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil langkah cepat apabila terjadi potensi kenaikan harga. Agus berharap stabilitas pasokan dan harga pangan di Jakarta dapat terus terjaga di tengah dinamika kebutuhan masyarakat.

Ekonomi Sirkular

Sementara itu, Pemerintah Kota Bekasi ingin mengembangkan wilayah Kecamatan Bantargebang menjadi kawasan ekonomi sirkular. Pemkabterinspirasi dari transformasi dan keberhasilan industri berbasis inovasi di Tiongkok.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat jalan-jalan di Tirai Bambu untuk melihat dari dekat aktivitas proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (Waste to Energy/WtE) atau PSEL. “Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari bagaimana sebuah perusahaan mampu berkembang dari industri tekstil menjadi kelompok usaha yang memiliki lini bisnis di sektor lingkungan,” kata Tri.

Menurut Tri, industri berbasis inovasi di Tiongkok, salah satunya dikembangkan oleh Mizuda Group yang merupakan produsen tekstil. Menurutnya, dari Mizuda Group ini kemudian lahir Wangneng Environment, perusahaan yang kini menjadi salah satu pengolah sampah menjadi energi terbesar Tiongkok yang juga akan membangun PSEL di Bantargebang dalam waktu dekat. Dia mengungkapkan bahwa inovasi mampu melahirkan sektor usaha baru yang tetap memiliki keterkaitan dengan bisnis utamanya.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi referensi penting dalam menyiapkan transformasi kawasan Bantargebang. Kehadiran PSEL nanti diharapkan menjadi titik awal tumbuhnya berbagai industri berbasis ekonomi sirkular.

  • Harga Pangan

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.