Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telkom Lewat PaDi UMKM Gelar PaDi Business Forum & Showcase 2026

📅 Senin, 25 Mei 2026, 13:55 WIB | Oleh:
Telkom Lewat PaDi UMKM Gelar PaDi Business Forum & Showcase 2026 Doc: Istimewa
Ket. PT Telkom Indonesia melalui platform pengadaan digital PaDi UMKM menggelar PaDi Business Forum & Showcase (PBFS) 2026 di Auditorium PLN Pusat, Jakarta Selatan, Senin (6/5). Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 50 BUMN, pelaku UMKM, perwakilan kementerian, hingga pemangku kepentingan sektor industri nasional.

JAKARTA - PT Telkom Indonesia melalui platform pengadaan digital PaDi UMKM menggelar PaDi Business Forum & Showcase (PBFS) 2026 di Auditorium PLN Pusat, Jakarta Selatan, Senin (6/5). Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 50 BUMN, pelaku UMKM, perwakilan kementerian, hingga pemangku kepentingan sektor industri nasional.

PBFS 2026 mengusung tema "Menjalin Kolaborasi, Menggerakkan Investasi, dan Mempercepat Pertumbuhan Bisnis Nasional". Forum tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi antara BUMN dan UMKM melalui ekosistem pengadaan digital yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan.

Acara ini turut dihadiri perwakilan Kementerian UMKM Republik Indonesia, BP BUMN, serta Danantara Asset Management. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan digitalisasi pengadaan nasional.

Berbeda dibanding tahun sebelumnya, rangkaian PBFS 2026 akan berlangsung selama enam bulan mulai Mei hingga Desember 2026. Sejumlah program seperti PaDi Talks, Vendor Connect, dan Business Matching akan menjadi bagian dari agenda kolaboratif tersebut.

Transformasi PaDi UMKM tahun ini juga mengusung komitmen #PengadaanLebihTenang. Program tersebut menekankan pengalaman pengadaan digital yang aman, terhubung, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha di ekosistem digital.

Senior Director Chief Marketing Officer Danantara Asset Management, Dendi T. Danianto, mengatakan penguatan brand positioning menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan pelanggan terhadap layanan pengadaan digital.

"Penguatan brand positioning menjadi sangat penting. Rebranding bukan hanya soal perubahan visual, tetapi bagaimana menciptakan brand experience yang mampu membangun persepsi dan kepercayaan pelanggan," ujar Dendi.

Menurut dia, pengalaman pengguna akan sangat memengaruhi persepsi publik terhadap sebuah platform digital. Karena itu, transformasi PaDi UMKM melalui tagline #PengadaanLebihTenang harus memiliki tujuan yang jelas dan relevan dengan kebutuhan pengguna.

Sementara itu, Direktur IT Digital PT Telkom Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan platform pengadaan digital yang aman dan sesuai prinsip Good Corporate Governance.

"PaDi UMKM berkomitmen menghadirkan #PengadaanLebihTenang melalui platform yang memenuhi standar governance, dilengkapi keamanan siber berlapis, kepatuhan terhadap UU Perlindungan Data Pribadi, serta sertifikasi ISO 27001," jelas Faizal.

PBFS 2026 juga menghadirkan dua sesi talkshow yang membahas penguatan rantai pasok nasional dan implementasi prinsip ESG dalam pengadaan perusahaan. Topik tersebut mencakup strategi substitusi impor, optimalisasi produk lokal, hingga pengelolaan limbah menjadi nilai strategis perusahaan.

Selain forum diskusi, kegiatan ini menghadirkan 29 seller rekomendasi dari berbagai sektor kebutuhan perusahaan dan BUMN. Kategori produk yang ditampilkan mencakup elektronik, alat tulis kantor, jasa, food and beverage, hingga kebutuhan operasional lainnya.

PaDi UMKM optimistis penyelenggaraan PBFS 2026 dapat mendorong peningkatan transaksi melampaui capaian tahun sebelumnya sebesar Rp2,5 triliun. Digitalisasi pengadaan dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat pertumbuhan UMKM dan kemandirian ekonomi nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.