Perusahaan Dituntut Perkuat SDM Berbasis Teknologi untuk Hadapi Disrupsi
Sabtu, 23 Mei 2026, 15:18 WIBJAKARTA â Transformasi sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor utama dalam menjaga keberlangsungan bisnis di tengah tekanan geopolitik global, disrupsi teknologi, dan perubahan ekonomi yang berlangsung sangat cepat. Karena itu, penguatan human capital berbasis inovasi dan teknologi kini menjadi kebutuhan mendesak bagi perusahaan dan instansi di Indonesia.
Hal tersebut mengemuka dalam Malam Puncak Penghargaan Best Human Capital Awards 2026 yang digelar oleh Majalah Business Asia Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta, pada 22 Mei 2026. Ajang penghargaan yang memasuki tahun kedua ini mengusung tema âTransformasi SDM untuk Percepatan Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan.â
Penghargaan Best Human Capital Awards 2026 diberikan kepada sejumlah perusahaan dan instansi yang dinilai berhasil menciptakan lingkungan kerja positif, mengembangkan keterampilan dan kompetensi karyawan, serta meningkatkan produktivitas yang berkontribusi langsung terhadap pencapaian tujuan organisasi.
Ketua Penyelenggara Best HC Award 2026, Juanda Jafar, mengatakan transformasi SDM merupakan proses fundamental dalam mengubah fungsi SDM dari yang semula bersifat administratif menjadi lebih strategis dan produktif. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pengalaman karyawan, efisiensi, inovasi, serta memastikan SDM mampu mendorong kesuksesan dan keberlanjutan bisnis di masa depan.
âPengembangan SDM yang efektif merupakan investasi jangka panjang yang dapat membawa dampak positif bagi kinerja dan produktivitas perusahaan maupun instansi,â ujar Juanda yang juga menjabat sebagai CEO Business Asia Indonesia melalui keterangannya pada hari Sabtu (23/5).
Ia berharap para penerima penghargaan Best Human Capital Awards 2026 dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi perusahaan serta instansi lain untuk terus meningkatkan kualitas SDM.
Ketua Dewan Juri Best Human Capital Awards 2026, Hary Budiarto, menegaskan bahwa perusahaan saat ini menghadapi tekanan besar akibat kondisi geopolitik global serta kenaikan biaya energi dan bahan baku. Menurutnya, perusahaan yang tidak mampu berinovasi akan sulit bertahan.
âPerusahaan harus memiliki inovasi agar tetap eksis. Dan inovasi itu kuncinya ada pada SDM yang memiliki kapasitas dan kemampuan memahami perkembangan teknologi,â ujar Hary Budiarto.
Ia menambahkan, pengembangan human capital saat ini tidak lagi hanya berfokus pada peningkatan kapasitas SDM, tetapi juga pada kemampuan organisasi menciptakan efisiensi melalui pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), otomatisasi, hingga drone.
âPerusahaan harus mampu menyiapkan SDM unggul yang inovatif sekaligus adaptif terhadap teknologi. Dengan teknologi, perusahaan bisa lebih efisien dan tetap kompetitif,â katanya.
Hary menilai sebagian besar perusahaan kini telah menyadari pentingnya transformasi SDM berbasis teknologi digital, terutama AI. Namun, implementasinya dinilai masih belum berjalan secara terstandarisasi sehingga diperlukan knowledge sharing agar strategi yang dijalankan menjadi lebih efektif.
Ia juga menyoroti perkembangan AI yang berlangsung sangat cepat dan mengubah pola kerja di berbagai sektor. Kondisi tersebut membuat siklus peningkatan kompetensi SDM menjadi jauh lebih singkat dibandingkan sebelumnya.
âDulu pengembangan kapasitas SDM mungkin dilakukan tiga tahun sekali. Sekarang orang harus belajar lebih cepat karena perkembangan teknologi digital berlangsung sangat cepat,â ujarnya.
Meski demikian, Hary menegaskan bahwa AI tetap merupakan alat bantu, sementara keputusan strategis tetap berada di tangan manusia. Karena itu, pengembangan human capital di era digital harus tetap mengedepankan etika dan nilai kemanusiaan.
âAI adalah tool. Manusia tetap menjadi pengambil keputusan utama. Karena itu, etika AI dan tata kelola AI juga menjadi sangat penting,â katanya.
Best Human Capital Awards digagas oleh Majalah Business Asia Indonesia bersama para pakar dan profesional human capital, asosiasi, forum HC, komunitas HC, akademisi, serta didukung kementerian terkait.
Ajang penghargaan ini bertujuan memberikan apresiasi kepada perusahaan dan instansi yang berhasil membangun sistem pengembangan SDM unggul. Selain itu, penghargaan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen perusahaan maupun instansi dalam mengelola serta mengembangkan SDM secara lebih efektif dan efisien guna mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
Melalui ajang ini, penyelenggara berharap semakin banyak perusahaan dan instansi terdorong untuk memperkuat transformasi SDM sebagai fondasi utama pertumbuhan bisnis berkelanjutan di era digital.
- kecerdasan buatan (AI)
- Best Human Capital Awards 2026
- Transformasi SDM
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Minyakita Tembus Rp15.900, Mendag Bongkar Biang Keroknya: Gara-gara Plastik
-
Tak Perlu Bayar, Warga Bisa Cek Kesehatan Gratis di Ekspo Banjarbaru
-
Infrastruktur Siap AI Penting untuk Dorong Ekonomi Digital Indonesia
-
Pemerintah Percepat Ekosistem AI dan Data Center untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi
-
G7 Bersatu Lawan Dominasi Tiongkok, Indonesia Ikut dalam Strategi Rantai Pasok Mineral Dunia
-
Harga Gas Elpiji 12 Kg Naik Jadi Rp228.000 dan Elpiji 5,5 Kg Jadi Rp107.000
-
Amartha Soroti Pentingnya Kesehatan Finansial bagi UMKM dan Ekonomi Akar Rumput
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.