• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Infrastruktur Siap AI Pent...

Infrastruktur Siap AI Penting untuk Dorong Ekonomi Digital Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026, 15:50 WIB

JAKARTA — Transformasi digital yang semakin cepat di berbagai sektor industri mendorong kebutuhan terhadap infrastruktur teknologi yang lebih cerdas, aman, dan mampu mendukung pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Menjawab kebutuhan tersebut, ALE International atau yang dikenal dengan nama dagang Alcatel-Lucent menggelar ALE AI Forum 2026 bertajuk Enabling Indonesia’s Intelligent Digital Infrastructure di Jakarta baru-baru ini.

Ket. Foto: para pembicara dalam forum teknologi ALE AI Forum 2026 bertajuk Enabling Indonesia’s Intelligent Digital Infrastructure di Jakarta baru-baru ini. Acara ini membahas peran kecerdasan buatan (AI) dalam memperkuat infrastruktur digital Indonesia, mulai dari jaringan cerdas, data center modern, hingga transformasi bisnis berbasis data. — Sumber: Alcatel-Lucent

Forum ini menjadi wadah pertemuan para pemimpin teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pelaku industri, pengambil keputusan bisnis, serta mitra teknologi untuk membahas perkembangan AI dan dampaknya terhadap masa depan infrastruktur digital di Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemanfaatan AI berkembang pesat di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, layanan keuangan, pendidikan, hingga e-commerce. Perubahan tersebut membuat perusahaan dituntut memiliki infrastruktur digital yang tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga mampu mengelola volume data yang semakin besar dan kompleksitas operasional yang terus meningkat.

Melalui ALE AI Forum 2026, peserta diajak mendalami bagaimana AI, jaringan cerdas, dan teknologi data center modern dapat membantu organisasi meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mempercepat transformasi bisnis berbasis digital.

Forum tersebut menghadirkan sejumlah presentasi mengenai perkembangan ekosistem AI di Indonesia, sesi diskusi industri terkait implementasi AI di dunia usaha, serta demonstrasi teknologi yang menampilkan solusi terintegrasi dari Alcatel-Lucent bersama para mitra teknologinya.

Para peserta juga mengeksplorasi berbagai pendekatan dalam memanfaatkan AI untuk otomatisasi operasional, analitik data tingkat lanjut, modernisasi jaringan perusahaan, hingga optimalisasi kinerja pusat data atau data center.

Dalam sesi dialog interaktif, sejumlah pemimpin industri membagikan pengalaman mereka dalam mengimplementasikan AI di lingkungan jaringan perusahaan dan data center. Teknologi AI dinilai mampu membantu perusahaan meningkatkan visibilitas sistem, menyederhanakan operasional, hingga mendukung pengelolaan beban kerja berbasis data dalam skala besar.

Diskusi forum turut menyoroti perubahan besar yang tengah terjadi di sektor infrastruktur digital. AI dinilai tidak lagi sekadar teknologi pendukung, melainkan mulai menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih otomatis, adaptif, dan efisien.

Country Leader Alcatel-Lucent Indonesia, Novse Hardiman, mengatakan AI kini telah berkembang menjadi kebutuhan strategis bagi perusahaan yang ingin tetap kompetitif di tengah percepatan transformasi digital.

Menurut dia, organisasi modern membutuhkan infrastruktur digital yang mampu mendukung pengambilan keputusan berbasis data secara cepat dan aman, sekaligus mempermudah proses operasional sehari-hari.

“Artificial Intelligence bukan lagi sekadar visi masa depan, tetapi telah menjadi kebutuhan bisnis bagi organisasi yang ingin tetap kompetitif, lincah, dan tangguh. Melalui ALE AI Forum, kami ingin membantu organisasi di Indonesia memahami bagaimana mengadopsi AI secara strategis dengan membangun infrastruktur digital yang cerdas, aman, dan terukur,” ujar Novse dalam forum tersebut.

Ia menambahkan, Alcatel-Lucent berkomitmen membantu perusahaan menyederhanakan kompleksitas operasional melalui pemanfaatan jaringan aman, otomatisasi cerdas, dan solusi komunikasi terintegrasi.

Portofolio solusi berbasis AI yang dimiliki Alcatel-Lucent dirancang untuk membantu organisasi memodernisasi infrastruktur teknologi secara lebih efektif. Teknologi tersebut mencakup manajemen jaringan cerdas, analitik lanjutan, otomatisasi sistem, hingga solusi komunikasi yang aman.

Dengan dukungan teknologi tersebut, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi data center, memperkuat ketahanan digital, mengurangi kompleksitas operasional, dan mempercepat implementasi AI dalam kegiatan bisnis sehari-hari.

Di tengah pertumbuhan ekonomi digital nasional, kebutuhan terhadap infrastruktur yang siap mendukung AI atau AI-ready infrastructure juga semakin meningkat. Infrastruktur semacam ini dianggap penting untuk menjaga keandalan layanan digital, meningkatkan keamanan siber, memastikan keberlangsungan bisnis, serta mendukung pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

ALE AI Forum 2026 juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta, penyedia teknologi, dan pemerintah dalam mempercepat pembangunan ekonomi digital Indonesia. Kolaborasi dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan implementasi AI dapat memberikan dampak nyata bagi dunia usaha maupun masyarakat luas.

Berdasarkan data Gartner, belanja global untuk AI diproyeksikan mencapai US$2,5 triliun pada 2026 dan meningkat menjadi US$3,3 triliun pada 2027. Infrastruktur AI diperkirakan menjadi sektor dengan porsi investasi terbesar, diikuti layanan dan perangkat lunak AI.

Sementara itu, di Indonesia, investasi AI diproyeksikan dapat memberikan kontribusi hingga US$366 miliar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional pada 2030. Pertumbuhan tersebut diperkirakan didorong oleh sektor manufaktur, e-commerce, dan layanan keuangan yang semakin agresif mengadopsi teknologi berbasis AI.

Novse menilai perusahaan yang mampu bertahan dan berkembang di masa depan adalah organisasi yang berhasil memanfaatkan AI secara tepat untuk mendukung transformasi bisnis sekaligus meningkatkan kelincahan operasional.

“Di Alcatel-Lucent, kami terus bekerja sama dengan pelanggan dan mitra untuk menghadirkan solusi yang fleksibel dan aman guna mendukung organisasi di setiap tahap perjalanan transformasi digital mereka,” ungkapnya.

  • Pusat Data
  • Inovasi Digital
  • Data Center
  • Otomasi
  • Keamanan Siber
  • Gartner
  • kecerdasan buatan (AI)
  • bisnis digital
  • infrastruktur digital
  • Ekonomi Digital
  • Artificial Intelligence
  • Industri Teknologi
  • Jaringan Cerdas
  • forum teknologi

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.