Menatap Biodiversitas dan Keheningan Rimba di Puncak Kembar
Jumat, 22 Mei 2026, 07:15 WIBTAMAN Nasional Gunung Maras (TNGM) menawarkan berbagai aktivitas wisata alam yang cocok bagi pecinta petualangan, fotografi, hingga wisata edukasi. Kawasan pegunungan dan hutan tropis ini menghadirkan pengalaman berbeda dibanding wisata pantai yang selama ini identik dengan Pulau Bangka.
Di destinasi ini wisatawan tidak dibuatkan bengong menatap lanskap alam hijau serta menatap dua puncak Gunung Maras sebagai ikon kawasan ini. Pengunjung diajak untuk mengikuti berbagai aktivitas yang menciptakan kesan yang lebih mendalam.
1. Pendakian Gunung
Pendakian menjadi aktivitas utama di Gunung Maras. Wisatawan dapat menjelajahi jalur trekking yang melewati hutan tropis, akar pohon besar, aliran sungai kecil, dan kawasan berbukit di lereng dari  gunung ini.
Dengan elevasi 699 meter di atas permukaan laut (mdpl), dan 640 mdpl, namun medan Gunung Maras tetap cukup menantang dan cocok bagi pecinta petualangan alam. Sesampainya di puncak, pengunjung dapat menikmati panorama hijau Pulau Bangka dan suasana pegunungan yang tenang.
2. Camping di Alam Terbuka
Banyak pengunjung memilih berkemah untuk menikmati suasana alam lebih lama. Camping di kawasan Gunung Maras menghadirkan pengalaman menikmati udara sejuk, suara hutan malam, dan langit penuh bintang yang minim polusi cahaya. Aktivitas ini biasanya dilakukan oleh komunitas pecinta alam maupun wisatawan yang ingin menikmati ketenangan jauh dari perkotaan.
3. Menikmati Sunrise dan Panorama Alam
Salah satu momen favorit wisatawan adalah menyaksikan matahari terbit dari kawasan perbukitan atau puncak Gunung Maras. Saat pagi hari, kabut tipis sering menyelimuti hutan di bawah gunung sehingga menciptakan panorama yang dramatis. Pemandangan ini menjadi daya tarik bagi fotografer dan pecinta alam.
4. Fotografi Alam dan Satwa
Gunung Maras memiliki banyak spot menarik untuk fotografi alam. Hutan tropis, pepohonan besar, kabut pegunungan, hingga lanskap hijau menjadi objek favorit para fotografer. Selain itu, kawasan ini juga menjadi habitat berbagai jenis burung dan satwa liar.
5. Birdwatching dan Pengamatan Flora Fauna
Kawasan Gunung Maras memiliki keanekaragaman hayati yang cukup kaya. Wisatawan dapat melakukan pengamatan burung, mengenali tumbuhan hutan tropis, hingga melihat berbagai jenis tanaman endemik seperti kantong semar dan anggrek hutan. Aktivitas ini cocok bagi peneliti, mahasiswa, maupun wisatawan yang tertarik pada ekowisata dan konservasi alam.
6. Wisata Edukasi dan Penelitian
Gunung Maras juga sering dimanfaatkan untuk kegiatan edukasi lingkungan dan penelitian biodiversitas. Kawasan ini menjadi tempat belajar mengenai pentingnya hutan tropis sebagai habitat satwa dan sumber air alami. Beberapa komunitas pecinta alam dan mahasiswa rutin melakukan kegiatan konservasi serta eksplorasi ekosistem di kawasan ini.
7. Menikmati Ketenangan dan âDigital Detoxâ
Salah satu daya tarik utama Gunung Maras adalah suasananya yang tenang dan jauh dari keramaian. Sinyal telepon yang terbatas membuat banyak wisatawan memanfaatkan perjalanan ini untuk beristirahat dari rutinitas digital. Bagi sebagian orang, menjelajahi Gunung Maras bukan hanya tentang petualangan, tetapi juga cara untuk menikmati keheningan alam dan melepas penat dari kehidupan perkotaan.
Tiket Masuk dan Biaya Lainnya
Untuk diketahui biaya mendaki dan berkemah di kawasan Taman Nasional Gunung Maras (Bangka) berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 50.000 per orang. Rincian estimasi biaya tersebut mencakup Tiket Masuk: Rp 15.000 - Rp 25.000 per orang. Biaya Parkir: Sekitar Rp 5.000 - Rp 30.000 (tergantung lokasi pos dan jenis kendaraan). Biaya Camping/SIMAKSI: Sekitar Rp 25.000 per malam. hay
Redaktur: Haryo Brono
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Pasien Aritmia Hendak Mudik? Simak Panduan Pakar agar Perjalanan Tetap Aman
-
Pejabat PBB: Krisis Gempa Myanmar Diabaikan Masyarakat Internasional
-
Lalu Lintas Kapal Meningkat, Terumbu Karang Raja Ampat dalam Ancaman, Pengamat: Percepat Transformasi Navigasi untuk Cegah Kecelakaan!
-
Pramuka Kota Tangerang Gelar Orientasi Kepemimpinan untuk Cetak Pemimpin Masa Depan
-
Tiga Wakil Indonesia Tembus Semifinal Taiwan Open 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.