Upacara HUT RI di Bawah Laut, Penyelam Kibarkan Merah Putih di Maratua
Selasa, 18 Agu 2026, 02:00 WIBBerau â Para penyelam yang tergabung dalam Komunitas Berau Divers menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, untuk memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8).
Pengibaran bendera dilakukan tim freediver dengan membawa Sang Merah Putih menuju lokasi upacara sebelum menyerahkannya kepada inspektur upacara dan tim pengibar di bawah laut. Seluruh peserta kemudian memberikan penghormatan kepada bendera Merah Putih.
Ketua Berau Divers Fitriani mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud rasa nasionalisme para penyelam sekaligus upaya memperkenalkan dan menjaga ekosistem laut Maratua.
Menurut dia, Maratua dipilih karena merupakan salah satu ikon wisata bahari Indonesia yang telah dikenal hingga tingkat nasional dan internasional.
Ketua Panitia Agus mengatakan pelaksanaan upacara di Maratua memiliki makna khusus karena pulau tersebut merupakan salah satu pulau kecil terluar Indonesia. Kegiatan itu juga membawa pesan One Ocean, One Responsibility sebagai ajakan untuk bersama-sama menjaga kelestarian laut.
"Di wilayah terluar pun kita harus terus menumbuhkan rasa nasionalisme,â katanya.
Upacara tersebut diikuti 30 penyelam dan mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Berau serta sejumlah pihak swasta, termasuk pelaku usaha pariwisata, perusahaan, dan komunitas lingkungan yang selama ini terlibat dalam kegiatan konservasi di Maratua.
Selain menggelar upacara, para penyelam sebelumnya melakukan transplantasi terumbu karang. Media transplantasi ditempatkan di bawah laut sebagai tempat tumbuh fragmen karang untuk membantu memulihkan sejumlah titik terumbu karang yang mengalami kerusakan.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengapresiasi kegiatan yang dilakukan komunitas penyelam tersebut, khususnya dalam menjaga kelestarian ekosistem laut Maratua yang menjadi salah satu destinasi wisata selam.
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan teman teman komunitas penyelam ini, terutama dalam menjaga ekosistem Maratua sebagai tempat wisata selam kelas dunia,â ujarnya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jepang Keluarkan Peringatan Megagempa
-
Chelsea dan Ajax Berburu Torehan Sejarah di Stamford Bridge
-
Pentagon Tetapkan Kantor Persnya sebagai Area Rahasia, Terlarang bagi Jurnalis
-
PT KAI Catat 5,55 Juta Pelanggan Gunakan “Face Recognition” pada Semester I 2026
-
Indikator Makro yang Solid Tidak Otomatis Cerminkan Kesehatan Struktural Ekonomi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.