Persija Jadi Klub Sepak Bola Pertama di Indonesia yang Gunakan Bus Listrik

Kamis, 21 Mei 2026, 14:22 WIB

JAKARTA - Persija terus memantapkan langkah menuju musim depan dengan menghadirkan armada tempur terbaru berupa bus listrik Legacy SR3 Neo Panorama. Hal ini untuk mendukung perjalanan panjang Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.

Pembelian bus listrik ini membuat Persija menjadi klub pertama di Indonesia yang menggunakan bus listrik sebagai armada resmi tim. Sejalan dengan komitmen menjaga lingkungan agar lebih bersih, lebih tenang, dan lebih efisien dalam penggunaan energi.

Ket. Foto: — Sumber: Humas Persija

Peluncuran bus baru Persija sekaligus serah terima antara PT Persija Jaya Jakarta dengan PT Samudra Teknindo Hydraumatic dan Hyundai Motor Company. Acara ini berlangsung di Busworld Southeast Asia 2026, Jakarta International Expo, Kemayoran, Rabu (20/5).

"Sesuai visi misi Pak Panca sebagai presiden, jika sebagai klub Persija harus terus bertumbuh, bergerak maju, dan lebih profesional, maka pembelian armada bis baru dengan teknologi EV terbaik menjadi bentuk komitmen terhadap visi tersebut," kata Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, dilansir laman Persija.

"Semoga bis ini dapat menunjang aktivitas serta memberikan kenyamanan bagi tim untuk menjalani setiap pertandingan," kata Bambang.

Hyundai menyediakan fondasi dengan sasis Hyundai Elec City 12 meter yang merupakan platform bus listrik terbukti beroperasi secara global.

Di Indonesia, sasis ini hadir dalam konfigurasi setir kanan yang dikembangkan khusus untuk pasar Indonesia dengan baterai ditempatkan di atap. Samudra Teknindo Hydraumatik sebagai distributor resmi Hyundai truk dan bus memastikan sasis dapat sampai ke tangan karoseri lokal dengan layanan purna jual yang solid.

PT Laksana Bus Manufaktur kemudian mengambil sasis tersebut dan membangun Legacy SR3 Neo Panorama listrik di fasilitas Laksana di Ungaran, Jawa Tengah. Kaca panoramik tunggal yang membentang lebar dan kabin lapang tetap dipertahankan, dengan perbedaan mendasar yang terasa sejak mesin dinyalakan yaitu keheningan.

"Bus listrik ini terasa sangat istimewa dan sangat nyaman, sebuah bus yang tidak sekadar alat transportasi. Tetapi juga cara Persija berjalan berdampingan dengan alam untuk saling menjaga," kata bek Persija Paulo Ricardo yang hadir bersama Jean Mota.

Kehadiran bus listrik ini menjadi simbol komitmen Persija terhadap profesionalisme dan keberlanjutan lingkungan. Kolaborasi tiga pihak yaitu Hyundai, Samudra Teknindo Hydraumatik, dan Laksana Bus Manufaktur menghasilkan armada modern yang siap mengantar skuad Macan Kemayoran berjuang di musim baru. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.