Tembus Blokade Gaza, Dompet Dhuafa Kemas Daging Kurban Jadi Kalengan untuk Palestina
Rabu, 20 Mei 2026, 19:10 WIBJAKARTA - Dompet Dhuafa menyiapkan program distribusi hewan kurban untuk masyarakat Palestina pada Iduladha 1447 Hijriah dengan skema pemotongan hewan di India sebelum dikirim ke kawasan pengungsi Palestina. Langkah tersebut dilakukan karena kondisi keamanan di Gaza dinilai belum memungkinkan untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban secara langsung.
Manager Aliansi Strategis Dompet Dhuafa, Syamsul Ardiansyah, mengatakan pemotongan hewan kurban akan menggunakan kerbau yang tersedia di India karena jumlah ternak lebih melimpah dan harga lebih terjangkau dibandingkan pengadaan hewan di Palestina. Selain itu, faktor keamanan dan keterbatasan hewan ternak di Gaza menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan program tersebut.
"Jadi kita akan potong kerbau dari India nanti kemudian dikirim ke Palestina, kami tidak melakukan pemotongan hewan hidup di Gaza karena pertimbangan keamanan dan juga ketersediaan hewan kurban yang bisa disembelih," ujar Syamsul Ardiansyah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (20/5).
Daging hasil penyembelihan nantinya akan dikemas dalam bentuk frozen meat atau daging beku sebelum didistribusikan ke sejumlah wilayah pengungsian Palestina. Distribusi bantuan mencakup kawasan Tepi Barat, Lebanon, Suriah, Yordania, Turki, hingga Mesir yang saat ini juga menjadi lokasi pengungsian warga Palestina terdampak konflik.
Selain dalam bentuk daging beku, sebagian daging kurban juga akan diolah menjadi produk daging kaleng melalui pabrik pengolahan di Mesir dan Dubai. Produk tersebut terdiri atas pure meat berupa daging utuh siap santap tanpa tambahan bumbu serta meat with sauce yang disesuaikan dengan cita rasa masyarakat Palestina.
"Kita khususkan untuk bisa dikirimkan masuk ke Gaza kenapa kita buat dalam bentuk kaleng karena mempertimbangkan masa guna ya dengan bentuk kaleng dan bisa diterima oleh warga palestina khususnya di Gaza dalam kurun waktu tidak kurang dari enam bulan," sambung Syamsul.
Dompet Dhuafa menargetkan sedikitnya 142 ekor kerbau untuk program kurban Palestina tahun ini. Namun lembaga filantropi tersebut berharap jumlah hewan kurban yang berhasil dihimpun dapat mencapai 300 ekor agar manfaat distribusi bantuan semakin luas bagi para pengungsi Palestina di berbagai negara.
Tidak hanya untuk Palestina, Dompet Dhuafa juga memperluas program Tebar Hewan Kurban ke sejumlah negara yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan. Negara-negara tersebut meliputi Myanmar, Somalia, Suriah, Lebanon, Yordania, dan Sudan melalui kerja sama dengan tiga mitra global.
Program distribusi daging kaleng diprioritaskan untuk wilayah Gaza karena memiliki masa simpan lebih panjang dan dinilai lebih efektif menghadapi tantangan distribusi bantuan kemanusiaan di daerah konflik. Dompet Dhuafa menilai model bantuan tersebut dapat membantu menjaga ketahanan pangan warga Palestina dalam jangka waktu lebih lama di tengah keterbatasan akses logistik.
- palestina
- Gaza
- daging kurban
- Dompet Dhuafa
- Bantuan Ke Gaza
- DMC Dompet Dhuafa
- Bantuan Kemanusiaan
- Iduladha 2026
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Gunung Sinabung Siaga, Kementerian PU Cek Kesiapan Infrastruktur Pengendali Lahar
-
Aktivitas Sejumlah Gunung Api Meningkat, Semeru dan Merapi Diwaspadai
-
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Tuai Sorotan, Buruh Desak Kepentingannya Diakomodasi
-
KPK Panggil Lima Saksi terkait Kasus Korupsi Pengadaan Iklan Bank BJB
-
Pencarian Jurnalis Hilang Makin Intens, Kapal Polisi Sanjaya Fokus ke Sekitar Area Gunung Anak Krakatau
-
40 Penyandang Tunanetra Berlomba di MTQ Nasional
-
Sekda Jateng Gaungkan MTQ Nasional Lewat Lari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.