- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kekhawatiran Perang Mening...
Kekhawatiran Perang Meningkat, Pembicaraan Iran dengan AS Berlanjut Lewat Pakistan
Senin, 18 Mei 2026, 15:48 WIBTEHERAN -Â Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memperingatkan Iran bahwa "waktu terus berjalan" untuk mencapai kesepakatan perdamaian dan mengancam akan melancarkan serangan besar-besaran jika kesepakatan gagal tercapai.Â
âBagi Iran, waktu terus berjalan, dan mereka sebaiknya segera bertindak, CEPAT, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka,â tulis Trump di platform Truth Social miliknya. âWAKTU SANGAT PENTING!â
Dari Al Jazeera, juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, Reza Talaei-Nik, mengatakan pada hari Minggu bahwa militer "sepenuhnya siap" untuk menghadapi agresi baru apa pun dari AS dan Israel.
Namun kabar baiknya adalah pembicaraan masih berlanjut. Melalui para mediator Pakistan, pertukaran usulan, amandemen, dan perubahan tuntutan masih berlangsung.
Iran awalnya mengusulkan kerangka kerja 14 poin, yang ditolak oleh AS. Kemudian, Iran mencoba menjembatani kesenjangan tersebut dan mengirimkan tanggapan lain. Kemarin kami mengetahui bahwa Teheran menerima amandemen lebih lanjut dari AS melalui Pakistan, mengerjakannya, dan memberi tahu Pakistan tentang posisi mereka yang terbaru.
Kemarin, terdapat laporan yang belum terkonfirmasi di kantor berita semi-resmi Fars yang mengklaim AS menolak pencabutan sanksi, menolak penghentian perang di semua lini, dan menolak pengembalian penuh aset Iran yang dibekukan. Baghaei menepisnya sebagai spekulasi.
Namun, satu hal yang ia tegaskan adalah bahwa hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium secara damai sama sekali tidak dapat dinegosiasikan. Ini adalah poin penting karena AS meminta Iran untuk tidak melakukan pengayaan sama sekali, setidaknya selama dua dekade.
Teheran menganggap dua dekade sebagai periode yang terlalu lama. Terlepas dari sikap publik, sumber-sumber mengindikasikan bahwa Iran menunjukkan beberapa fleksibilitas dan mungkin akan membuka diri terhadap penangguhan pengayaan yang lebih singkat, mungkin selama tiga hingga lima tahun.
- Perang Iran
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Pesan Terbaru Iran Picu Pertanyaan Tentang Suksesi Mojtaba Khamenei.
-
Dihantui Rudal Presisi AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Absen dari Pemakaman Ayahnya
-
Mojtaba Bersumpah Balas Kematian Ayahnya, Trump Siapkan 1.000 Rudal Serang Iran
-
Pilot-pilot F-5 Iran Ungkap Kisah Serangan Jauh di Garis Belakang Lawan, Pangkalan Udara AS Kuwait
-
Dewan Keamanan Iran Mengkonfirmasi Perang akan Segera Berakhir
-
Kesepakatan Damai AS dengan Republik Islam Iran Telah Tercapai, Penandatanganan pada 19 Juni
-
Trump Pertimbangkan untuk Berperang Habis-habisan dengan Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.