- Home
-
- Megapolitan
-
- Gubernur DKI Jakarta: LRT ...
Gubernur DKI Jakarta: LRT Berpeluang Diperpanjang hingga PIK 2 dan Terkoneksi ke Bandara Soetta
Senin, 18 Mei 2026, 14:52 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan peluang pengembangan jalur Light Rail Transit (LRT) Jakarta hingga kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Bahkan, kata dia, nantinya dapat terhubung langsung dengan Bandara Soekarno-Hatta.
Wacana tersebut disampaikan saat peresmian area klenteng Tian Fu Gong di PIK, Jakarta Utara, Minggu (17/5). Menurut dia, pengembangan jalur LRT dari Velodrome menuju PIK 2 mulai dipertimbangkan sebagai bagian dalam menyempurnakan sistem transportasi massal yang terintegrasi di Jakarta.
âTadi saya bisik-bisik kepada CEO Agung Sedayu. Mungkin sudah waktunya untuk dibuka LRT dari Velodrome sampai dengan tempat ini (PIK 2),â ujar Gubernur Pramono.
Ia mengatakan, pengembangan jalur tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarkawasan, khususnya, wilayah Jakarta Utara yang terus berkembang.
Ia menjelaskan, secara trase pengembangan LRT Jakarta saat ini telah memperoleh izin dari pemerintah pusat hingga kawasan Ancol. Pengembangan jaringan transportasi di wilayah utara dinilai krusial untuk meningkatkan konektivitas antarkawasan.
Saat ini, proyek LRT Jakarta yang tengah berjalan adalah penyambungan jalur dari Velodrome menuju Manggarai dengan panjang sekitar 12,2 kilometer dan mencakup 11 stasiun. Proyek tersebut menelan biaya sekitar Rp11,5 triliun dan ditargetkan diresmikan pada Agustus mendatang.
Ke depan, pengembangan jalur direncanakan melintasi Tanjung Priok, Jakarta International Stadium (JIS), hingga Ancol. Jika jalur tersebut tersambung, seluruh jaringan transportasi Jakarta diharapkan terintegrasi secara menyeluruh.
âKalau kemudian ini dilanjutkan dari Velodrome ke Jakarta Utara, Tanjung Priok, dari Tanjung Priok kemudian ke JIS, dari JIS ke Ancol. Maka, lajur lanjutan yang masih perlu dipersiapkan adalah sambungan dari Ancol menuju PIK 2 hingga terkoneksi ke Bandara Soekarno-Hatta,â kata Gubernur Pramono.
Saat ini, tingkat konektivitas transportasi massal Jakarta disebut baru mencapai sekitar 93 persen. Pemerintah DKI Jakarta berupaya menyelesaikan jalur loop yang belum terhubung agar sistem transportasi publik semakin terpadu.
Gubernur Pramono berharap pengembangan LRT hingga kawasan utara Jakarta dan PIK 2 dapat mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum. Proyek ini diperkirakan menjadi langkah strategis jangka panjang dalam mewujudkan sistem transportasi modern dan terintegrasi di kawasan metropolitan Jakarta. ils/I-1
- Light Rail Transit (LRT)
- PIK 2
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Festival Literasi Sumbar 2026 Buka Peluang UMKM Perluas Pasar, Ada 15 Stan Siap Kenalkan Produk Lokal
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis Pagi: Sebagian Wilayah Cerah Berawan
-
Pasien Rehabilitasi Narkoba Akan Diberi Gelang GPS
-
Gubernur DKI Jakarta Akan Evaluasi Tarif LRT Kelapa Gading–Manggarai
-
Sengketa RDN Masuk Tahap Mediasi, PT Paramitra Alfa Sekuritas dan Nasabah Menanti Niat Baik BCA.
-
Hingga Juli 2026, Pariwisata Indonesia Catatkan Pertumbuhan Positif dengan Resiliensi Tinggi
-
Penutupan Permanen Perlintasan Sebidang JPL 183 Rangkasbitung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.