Festival Literasi Sumbar 2026 Buka Peluang UMKM Perluas Pasar, Ada 15 Stan Siap Kenalkan Produk Lokal

Kamis, 10 Sep 2026, 16:33 WIB

Padang - Festival Literasi Sumatera Barat (Sumbar) 2026 membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar melalui ruang promosi dan interaksi langsung dengan masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

"Dengan adanya kegiatan ini pelaku usaha bisa bertemu dengan lebih banyak orang dan menawarkan produk secara langsung. Tidak hanya berjualan, kami juga bisa membangun hubungan dengan konsumen sehingga peluang pasar yang dijangkau menjadi lebih luas" kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat Jumaidi di Padang, Kamis (10/9).

Ket. Foto: Stan pelaku UMKM pada kegiatan Festival Literasi Daerah Sumbar 2026 di Padang, Kamis (10/9). — Sumber: Antara

Kehadiran UMKM menjadi salah satu unsur yang memberikan nilai tambah dalam pelaksanaan Festival Literasi Sumbar 2026 karena masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui berbagai kegiatan literasi, tetapi juga dapat melihat dan mengenal produk yang dihasilkan pelaku usaha daerah.

Sebanyak 15 stan yang menawarkan beragam produk UMKM turut meramaikan kegiatan tersebut, di antaranya dari SMK 8 Padang,Forum TBM Sumbar, Diskop dan UMKM Sumbar, Dinas Sosial Sumbar, UIN Imam Bonjol Padang, Komunitas TPBIS Sumbar, SMK 9 Padang, Komunitas Astronomi Sumbar, UPTD Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Harapan Padang Panjang, Diskop dan UMKM Kota Padang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bukittinggi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Padang Pariaman, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Padang Panjang dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok.

Ia mengatakan keterlibatan UMKM dalam kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk berkomunikasi dengan pengunjung dan memperoleh masukan mengenai produk yang diminati.

"Interaksi langsung dengan pengunjung dapat memberikan gambaran kepada pelaku usaha mengenai kebutuhan konsumen serta menerima tanggapan mengenai produk yang mereka tawarkan," kata dia.

Kegiatan yang melibatkan UMKM juga sejalan dengan upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang ekonomi dan kewirausahaan.

Ia berharap, kegiatan tersebut dimanfaatkan pelaku UMKM secara maksimal, terutama untuk memperkenalkan produk lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan.

"UMKM memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang agar produk lokal semakin mendapat perhatian dan pelaku usaha dapat memanfaatkan kesempatan yang ada," kata dia.

Seorang pelaku UMKM Festival Literasi Sumbar 2026 Welly Nofi Sastera mengatakan keikutsertaan dalam kegiatan tersebut memberikan ruang bagi usahanya untuk semakin dekat dengan konsumen sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas.

"Keikutsertaan dalam festival ini cukup membantu karena kami bisa melihat langsung respons pengunjung terhadap produk yang ditawarkan. Selain penjualan, kami juga mendapat kesempatan membangun relasi dengan konsumen dan pelaku usaha lainnya serta dapat memperluas jaringan pemasaran," ujarnya.

Keterlibatan pelaku UMKM diharapkan dapat memberikan manfaat timbal balik, yakni masyarakat memperoleh akses terhadap produk lokal, sedangkan pelaku usaha mendapatkan ruang untuk memperkenalkan produk dan membangun hubungan dengan calon konsumen.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.