Perluas Konektivitas, Bandara Ngurah Rai Bali Tambah Maskapai Internasional Baru Rute Taipei

Jumat, 02 Okt 2026, 22:32 WIB

DENPASAR – Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, kembali memperluas konektivitas dengan menyambut penerbangan perdana maskapai Starlux Airlines dari Taipei.

“Ini merupakan capaian yang sangat positif, tidak hanya bagi bandara karena untuk pertama kalinya maskapai Starlux Airlines beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, namun juga bagi Bali karena menjadi langkah positif dalam memperkuat konektivitas internasional Bali," kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati.

Ket. Foto: Suasana penumpang Starlux Airlines maskapai baru rute Taipei di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Jumat (2/10/2026). — Sumber: ANTARA

Dalam keterangan di Denpasar, Jumat (02/10), ia menyatakan bahwa kehadiran maskapai baru tersebut merupakan capaian positif bagi penguatan jalur penerbangan internasional di Bali.

Penerbangan perdana Starlux Airlines sendiri menggunakan pesawat Airbus A321 dengan nomor JX765, mereka sukses mendarat di Bali pada hari Kamis (1/10) sore dengan membawa sebanyak 188 penumpang.

Pesawat tersebut kemudian melanjutkan perjalanan kembali menuju Taipei dengan menggunakan nomor penerbangan JX766 pada pukul 17.49 WITA dan mengangkut penumpang dengan jumlah yang sama.

Nugroho mengatakan, masuknya maskapai baru ini turut mendongkrak catatan operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai secara keseluruhan hingga saat ini.

Dengan bergabungnya Starlux Airlines tersebut, Bandara I Gusti Ngurah Rai kini mencatatkan total 45 maskapai yang aktif melayani 43 rute penerbangan internasional.

Maskapai tersebut sekaligus tercatat sebagai maskapai ketiga yang secara khusus menghubungkan Bali dengan Taipei setelah sebelumnya dilayani oleh China Airlines serta EVA Air.

Pengelola bandara di Bali selatan itu menilai bahwa penambahan rute strategis ini akan memberikan dampak positif yang luas bagi sektor pariwisata.

"Kami optimistis hadirnya Starlux yang mengoperasikan rute Taipei-Bali ini dapat memberikan kemudahan akses bagi wisatawan Taiwan untuk berkunjung ke Bali dan sebaliknya, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah," ujar Nugroho Jati.

Rute penerbangan pulang pergi Taipei-Bali sendiri rencananya akan beroperasi secara rutin sebanyak lima kali dalam sepekan.

Jadwal penerbangan tersebut ditetapkan berlangsung setiap hari Senin, Selasa, Kamis, Jumat, dan Minggu.

Nugroho memastikan manajemen bandara berkomitmen untuk terus menjaga standar pelayanan terbaik guna mendukung kelancaran operasional berbagai maskapai internasional.

"Kami senantiasa berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan konektivitas udara melalui peningkatan kualitas pelayanan dan kesiapan fasilitas bandara," tuturnya.

Upaya pengembangan rute ini diharapkan mampu mempertahankan posisi strategis Bali sebagai destinasi utama dunia.

“Dengan semakin beragamnya pilihan maskapai penerbangan dan juga rute internasional di Bali, kami optimistis dapat terus berperan dalam mendukung mobilitas wisatawan serta memperkuat posisi Bali sebagai pintu gerbang pariwisata Indonesia di mata dunia, kami berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang serta menghadirkan efek ganda bagi sektor pariwisata dan perekonomian Bali, serta industri penerbangan dan kebandarudaraan," kata dia.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.