Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ebola Jadi Darurat Kesehatan Global, Akankah Berujung Pandemi?

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 19:38 WIB | Oleh:
Ebola Jadi Darurat Kesehatan Global, Akankah Berujung Pandemi? Doc: AFP/KENZO TRIBOUILLARD

MOSKOW - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia atau public health emergency of international concern (PHEIC), menurut pernyataan organisasi tersebut.

Pada Jumat (15/5), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa CDC) melaporkan terdapat 13 kasus Ebola yang telah terkonfirmasi melalui uji laboratorium di Republik Demokratik Kongo, termasuk empat kematian.

Selain itu, sebanyak 246 kasus belum terkonfirmasi telah teridentifikasi, sementara otoritas setempat juga menyelidiki kemungkinan kematian terkait wabah terhadap 65 orang lainnya.

Pemerintah Uganda pada Jumat juga menetapkan status siaga tinggi akibat wabah tersebut.

“Penyakit Ebola yang disebabkan virus Bundibugyo di Republik Demokratik Kongo dan Uganda merupakan darurat kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia (PHEIC), tetapi belum memenuhi kriteria sebagai darurat pandemi,” demikian pernyataan WHO.

WHO menyebut jumlah pasti orang yang terinfeksi beserta lokasi penyebarannya hingga kini masih belum diketahui.

Pada akhir Januari, WHO mengutus para ahli ke Uganda untuk membantu pemerintah setempat menangani wabah Ebola terbaru.

Pada Februari, organisasi tersebut mengumumkan dimulainya uji coba vaksin Ebola pertama di Uganda.

Sementara itu, pada akhir April, Kementerian Kesehatan Uganda menyatakan wabah Ebola di negara itu telah berakhir.

PHEIC merupakan deklarasi resmi WHO mengenai situasi darurat kesehatan masyarakat yang dinilai berisiko menyebar ke negara lain dan berpotensi memerlukan respons internasional secara terkoordinasi.

Berdasarkan Peraturan Kesehatan Internasional 2005, setiap negara memiliki kewajiban hukum untuk merespons secara cepat terhadap status PHEIC. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
Megapolitan
Tindak Tegas, Sembilan Ters...
Daerah
Lonjakan Tinggi! Pelanggan ...
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.