Delapan Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta Api dengan Bus di Bangkok.

Minggu, 17 Mei 2026, 00:03 WIB

BANGKOK - Sedikitnya delapan orang tewas dan 32 lainnya luka-luka di Thailand setelah sebuah kereta barang menabrak bus di perlintasan kereta api di Bangkok, kata para pejabat penyelamat dan seorang wakil menteri transportasi, Sabtu (16/5).

Dari The Guardian, petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat dikerahkan saat api melalap bus dan kendaraan di dekatnya di dekat stasiun Makkasan jalur kereta api bandara, kata para pejabat, menambahkan bahwa tabrakan itu juga melibatkan mobil dan sepeda motor.

Ket. Foto: Pihak berwenang Thailand mengatakan 32 orang lainnya terluka di dekat stasiun Makkasan setelah kereta barang menabrak bus dan terjadi kebakaran. — Sumber: Istimewa

Laporan awal menunjukkan bahwa bus tersebut berhenti di rel saat lampu merah, sehingga palang pintu perlintasan kereta api tidak dapat menutup, kata wakil menteri perhubungan Siripong Angkasakulkiat kepada wartawan.

Kereta api yang mengangkut kontainer itu tidak dapat berhenti tepat waktu untuk menghindari tabrakan dengan bus, katanya.

“Delapan orang tewas dan 32 luka-luka, dengan korban luka dirawat di berbagai rumah sakit. Kedelapan korban tewas berada di dalam bus,” katanya.

Wanthong Kokpho, seorang pengemudi ojek yang menyaksikan tabrakan tersebut, mengatakan kepada Reuters: “Bus itu terjebak di lampu merah, sehingga tidak bisa bergerak. Mobil-mobil juga terhalang dan tidak bisa bergerak maju.”

“Kebakaran terjadi seketika… Jika ini adalah hari kerja biasa, kerusakannya akan jauh lebih parah.”

Tim penyelamat berupaya menarik korban luka dari reruntuhan sementara petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api dengan selang air, kata para pejabat.

Api berhasil dikendalikan dan petugas sedang mendinginkan area tersebut, mengeluarkan gas, dan terus mencari korban, kata mereka. Pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab insiden tersebut.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, jalan-jalan di Thailand termasuk yang paling mematikan di dunia, karena lemahnya penegakan standar keselamatan.

  • Kecelakaan Kereta Api

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.