Sumatera Utara Berpotensi Hujan Sedang Hingga Lebat pada Hari Minggu

Sabtu, 18 Jul 2026, 23:30 WIB

Medan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sejumlah wilayah Sumatera Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Minggu (9/7) yang harus diwaspadai karena dapat menyebabkan banjir dan longsor.

Prakirawan BBMKG Wilayah I Budi Prasetyo di Medan, Sabtu, mengatakan cuaca di Sumatera Utara pada Minggu (19/7) pagi berpotensi hujan dengan intensitas ringan di wilayah Kepulauan Nias.

Ket. Foto: Prakirawan BBMKG Wilayah I Budi Prasetyo saat memaparkan prakiraan cuaca Sumatera Utara untuk Minggu . — Sumber: Antara

Pada siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan hingga lebat di sebagian wilayah Sumatera Utara, sedangkan malam hari hujan sedang hingga lebat di wilayah Dairi, Pakpak Bharat, Mandailing Natal, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Langkat, Humbang Hasundutan dan sekitarnya

Pada dini hari rata rata berawan di seluruh wilayah Sumatera Utara, suhu udara rata-rata 15 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban 65 hingga 100 persen dan angin bertiup dari selatan hingga timur dengan kecepatan 2-15 km per jam.

"Waspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di pegunungan, lereng timur, lereng barat, dan pantai barat Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana seperti banjir dan longsor," katanya

Prakirawan BMKK Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Indah Riandiny Puteri menyebutkan sejumlah perairan Sumatera Utara berpotensi diterjang gelombang setinggi 1, 25 hingga 2, 5 Meter pada 19 hingga 21 JULI 2026.

Pola angin di wilayah Sumatera Utara umumnya bergerak dari timur ke barat Laut dengan kecepatan angin berkisar dari 5-25 knot.

Gelombang tinggi berpotensi terjadi di perairan timur Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, perairan barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, perairan Kepulauan Batu dan perairan barat Sumatera Utara.

Kepada nelayan yang menggunakan perahu diimbau waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1, 25 meter.

Demikian juga kapal tongkang harus waspada jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter

  • Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Babak Baru Diplomasi: Trump Bersiap Jumpa Kim Jong Un Lagi

Wapres Gibran Tinjau Korban Gempa NTT, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Molinas Diproyeksi Hemat Subsidi BBM Rp82,2 Triliun hingga 2037

Anggota DPR Minta Pemerintah Perbaiki Status Guru Madrasah Swasta

Gubernur Minta PWNU Banten Jaga Kekompakan Jelang Muktamar Ke-35 NU

Anggota DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Guru PPPK Daerah 3T jadi PNS

Basarnas Evakuasi Lansia-Ibu Hamil di NTT yang Sakit dan Trauma Gempa

Sidang Kasus Praktik Calo Jabatan oleh Bupati Nonaktif Fadia Arafiq Ungkap Dugaan Peran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan

BPBD Jabar Berangkatkan 20 Personel Bantu Korban Gempa NTT

Tekan Emisi, Gubernur Pramono Targetkan 10.000 Bus Elektrik Sudah Broperasi di Jakarta pada 2030

Tradisi Mulud Adat Bayan Pertama Kalinya Masuk Kalender KEN

Trump Ancam Hukuman Ekonomi ke Negara Mana pun yang Bantu Iran

Gibran Tinjau Dampak Gempa di NTT, Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Warga Jadi Prioritas

Mesin Ekonomi Baru di Pesisir! KNMP Konawe Suplai 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor ke Luar Kota

Komisi X DPR Minta BPK NTT Laporkan Kondisi Situs Budaya yang Terdampak Gempa

Kejar Target Bebas Emisi, Pemprov DKI Jakarta Bakal Operasikan 10 Ribu Bus Listrik

Andrea Bocelli Gelar Konser di Borobudur dan Jakarta, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya

Pestani Rawit Groo Festival: PT Petrokimia Gresik Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Cabai

Kemenbud, BRWA, dan AMAN Integrasikan Data 3.857 Komunitas Adat untuk Percepat Pengakuan Hak

MinyaKita Dijual Rp31 Ribu, Mobil GASING Keliling Batam Tekan Harga Sembako

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.