BPBD Kudus Evakuasi Pendaki Jatuh ke Jurang di Gunung Muria Sedalam 40 Meter, Alami Patah Kaki!

Kamis, 14 Mei 2026, 19:34 WIB

KUDUS, JAWA TENGAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bersama tim gabungan mengevakuasi seorang pendaki yang terjatuh ke jurang sedalam 40 meteran di jalur pendakian Argopiloso, Gunung Muria Kudus dalam kondisi selamat dan mengalami patah tulang kaki, Kamis (14/5).

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kudus Any Wilianti di Kudus, Kamis, mengatakan peristiwa tersebut bermula saat tiga pemuda melakukan pendakian tektok menuju puncak Argopiloso untuk melihat matahari terbit.

Ket. Foto: Pegunungan Muria. — Sumber: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

"Ketiganya berangkat dari rumah sekitar pukul 03.00 WIB menggunakan dua sepeda motor. Sesampainya di kawasan wisata Rejenu sekitar pukul 03.10 WIB, mereka langsung mendaki menuju puncak Argopiloso," ujarnya.

Saat tiba di tanjakan di atas Pos IV, salah satu pendaki bernama Jonathan diduga mengalami kelelahan. Ketika melewati tanjakan akar pohon, korban kehilangan konsentrasi hingga terjatuh ke dalam jurang.

Korban diketahui berusia 20 tahun dan merupakan warga Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Dua rekannya, yakni Akbar Fachri Fachruddin dan Zaki, sempat memanggil korban dan masih mendapatkan respons dari dalam jurang.

Selanjutnya, salah satu rekan korban turun ke basecamp untuk melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar, perangkat desa, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kudus.

Mendapat laporan adanya kejadian membahayakan nyawa di jalur pendakian Gunung Muria, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kudus yang dipimpin Any Wilianti bersama Kasi Kedaruratan BPBD Kudus Ahmad Munaji dan tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi.

Sekitar pukul 10.00 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, korban mengalami patah tulang kaki akibat terjatuh dari jalur pendakian ke dalam jurang.

"Korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan selanjutnya dilakukan proses evakuasi oleh tim gabungan," ujarnya.

Proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Pos SAR Jepara, Satgas Destana Japan, Relawan Sedulur Dawe, TNI/Polri, Puskesmas Rejosari, FRPB Kudus, MDMC Kudus, SAR LPBI NU, GRI Unit Kudus, Badak Rescue, Mapala, relawan gabungan, serta warga sekitar. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.