Anggota Parlemen Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte

Selasa, 12 Mei 2026, 00:20 WIB

MANILA – Para anggota parlemen Filipina pada Senin (11/5) memberikan suara dengan selisih suara yang besar untuk memakzulkan Wakil Presiden Sara Duterte untuk kedua kalinya, membuka jalan bagi persidangan Senat yang dapat mengakhiri pencalonannya sebagai presiden pada tahun 2028.

Pasal-pasal pemakzulan tersebut menuduh putri mantan presiden Rodrigo Duterte melakukan penyelewengan, korupsi, penyuapan, dan dugaan rencana pembunuhan terhadap mantan sekutu Presiden Ferdinand Marcos jR.

Ket. Foto: Wakil Presiden Sara Duterte — Sumber: AFP/Jam STA ROSA

Berdasarkan konstitusi Filipina, vonis bersalah di Senat akan menyebabkan Duterte dicopot dan dilarang menduduki jabatan terpilih seumur hidup.

"Ini bukan lagi sekadar soal politik. Ini soal hati nurani, kewajiban, dan masa depan bangsa kita," kata anggota parlemen bernama Bienvenido Abante segera setelah pemungutan suara.

"Ini bukan tentang tahun 2028, ini bukan tentang aliansi politik, ini tentang apakah kita masih percaya bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum."

Para anggota parlemen memberikan suara dengan selisih 257 berbanding 25 dengan sembilan abstain, untuk memakzulkan Duterte. Sebelumnya, DPR telah mengumumkan 255 suara mendukung dan 26 menentang.

Pasal-pasal tersebut berfokus pada penyalahgunaan dana publik, aset yang tidak dapat dijelaskan asal-usulnya, penyuapan pejabat publik, dan dugaan ancaman kematian terhadap Marcos Jr dan anggota keluarganya yang lain.

Ancaman terhadap Marcos Jr bermula dari konferensi pers larut malam di mana Duterte mengklaim telah menyewa seorang pembunuh bayaran untuk membunuh presiden jika ia terbunuh oleh Marcos Jr terlebih dahulu.

Dia kemudian mengatakan bahwa komentarnya telah disalahartikan.

Pengacara pembela Duterte mengatakan dalam sebuah pernyataan setelah pemungutan suara hari Senin bahwa beban pembuktian terletak pada para penuduhnya.

"Kami sepenuhnya siap untuk membela wakil presiden di hadapan Senat yang bertindak sebagai pengadilan pemakzulan," demikian pernyataan tersebut.

Voting yang digelar hari Senin menandai kali kedua wakil presiden dimakzulkan dengan tuduhan yang hampir sama.

Duterte dan Marcos Jr telah terlibat dalam perseteruan politik tingkat tinggi yang meletus beberapa pekan setelah kemenangan mereka dalam pemilihan presiden 2022, ketika wakil presiden ditolak untuk menduduki jabatan pertahanan yang diinginkannya dan malah diangkat sebagai menteri pendidikan.

Perseteruan itu meledak menjadi perang terbuka pada tahun 2025 dengan pemakzulan pertamanya dan penangkapan serta pemindahan ayahnya, mantan Presiden Rodrigo Duterte, untuk menghadapi dakwaan di Mahkamah Pidana Internasional di Den Haag terkait perang narkoba yang mematikan yang dilancarkannya. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.