Awas Terjebak, Hindari 4 Jalur 'Neraka' di Malang Saat Libur Panjang Pekan Ini
Senin, 11 Mei 2026, 21:25 WIBMALANG -Â Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan memperketat pengawasan arus lalu lintas di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi lonjakan kendaraan selama rangkaian libur panjang Kenaikan Isa Almasih, Idul Adha, dan Hari Raya Waisak.Â
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra di Kota Malang, Senin, mengatakan mengacu dari hasil pemetaan, titik rawan macet terletak di Jalan Ahmad Yani, Jalan Borobudur, Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Merdeka.
"Mengenai upaya ekstra sudah disusun, kami menggunakan teknologi dan aplikasi yang mampu memberikan laporan secara real time," kata Widjaja.
Dari hasil pemetaan itu diketahui bahwa Jalan Ahmad Yani dikatakan sebagai titik rawan macet karena menjadi jalur penghubung yang dilintasi kendaraan dari arah Gerabang Tol Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Lalu, untuk Jalan Borobudur merupakan salah satu kawasan yang memiliki banyak keberadaan kafe dan menghubungkan ke arah Jalan Sukarno-Hatta menuju Kota Batu.
Sedangkan, sepanjang Jalan Basuki Rahmat menjadi kawasan destinasi pariwisata. Di lokasi itu juga berjajar kafe, restoran, dan kawasan wisata Kayutangan Heritage.
Kemudian, Jalan Merdeka terdapat Alun-Alun Merdeka yang kerap kali menjadi jujukan wisatawan maupun masyarakat lokal beraktivitas menghabiskan waktu liburan.
Dia menyampaikan pemaksimalan perangkat digital untuk menyiasati keterbatasan jumlah personel dalam mengurai kemacetan dalam satu waktu yang sama.
"Kalau di titik-titik itu muncul kemacetan kami bisa langsung mengirimkan petugas ke sana untuk melakukan penanganan," ujar dia.
Sedangkan, untuk penerapan mekanisme rekayasa lalu lintas Dishub setempat perlu mengkomunikasikannya dengan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota.
"Karena itu memang membutuhkan ketentuan tersendiri sehingga perlu dikoordinasikan," ucap dia.
Sedangkan, untuk jalan nasional yang menghubungkan Kota Malang dengan Kabupaten Malang diperkirakan oleh Dishub Kota Malang tak akan sepadat momen libur seperti biasanya.
Widjaja menyampaikan prediksi itu dikarenakan tiga rangkaian libur panjang akhir pekan berbarengan dengan musim haji.
"Tetapi kami tetap melakukan antisipasi terhadap potensi anomali, artinya kondisi yang semula diprediksi tidak macet bisa tiba-tiba terjadi kemacetan," tuturnya.
- kota malang
- kayutangan heritage
- dishub malang
- libur panjang 2026
- info macet malang
- wisata malang
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Wali Kota Malang Jamin Produksi MBG di Sesuai SOP, Relawan Kerahkan Tenaga Extra
-
Yogyakarta Jadi Pelopor Pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber Daerah
-
Partai Pro-militer Myanmar Menang Besar dalam Pemilu Legislatif
-
Ngenes Betul Nasib Bangsa Italia, Timnasnya Kembali Gagal ke Piala Dunia. Turki Lolos Setelah Menanti 24 Tahun
-
Magang Nasional Jadi Jembatan Emas, Airlangga Ingin Akhiri ‘Gap’ Pendidikan dan Dunia Kerja
-
Kasus Pencabulan di Ponpes Lombok Tengah: Modus Tersangka MTF dan Barang Bukti yang Diamankan
-
SPPG Teling Manado Maksimal Beri Pelayanan 3.941 Siswa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.