Australia Mulai Suntik Vaksin Flu Burung ke Spesies Rentan

Rabu, 12 Agu 2026, 01:23 WIB

CANBERRA - Pemerintah Australia pada Selasa (10/8) mengumumkan akan mulai memvaksinasi burung-burung berisiko tinggi di penangkaran terhadap strain flu burung H5N1 di tengah lonjakan kasus yang terus berlanjut.

Menteri Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Julie Collins mengatakan di Canberra bahwa pemerintah telah memperoleh 1.500 vial vaksin H5N1 dan akan mulai memberikannya kepada spesies di penangkaran berdasarkan kerentanan dan risiko mereka tertular strain yang sangat patogenik tersebut.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Colin Marshall/Biosphoto

"Kami telah menyampaikan dengan jelas bahwa kami tidak dapat menghentikan penyebaran flu burung H5 di antara burung liar, tetapi kami dapat mengambil langkah-langkah untuk melindungi spesies yang paling berisiko, dan vaksinasi kini menjadi bagian dari upaya tersebut," tuturnya.

"Masyarakat Australia harus bersiap melihat penyebaran yang lebih luas dan jumlah yang lebih besar, terutama burung mati dan kematian massal di seluruh negeri akibat flu burung H5; kami telah menyampaikan dengan jelas bahwa penyakit ini akan terus menyebar di seluruh negeri," imbuhnya.

Hingga Senin (10/8), Australia telah melaporkan 231 kasus terkonfirmasi infeksi galur H5N1, yang pertama kali terdeteksi di daratan utama negara tersebut pada Juni. Jumlah kasus telah meningkat lebih dari 300 persen sejak awal Agustus.

Berbicara bersama Collins, Menteri Lingkungan dan Air Australia Murray Watt mengatakan bahwa burung liar akan divaksinasi jika memungkinkan, tetapi burung yang berada di penangkaran akan diprioritaskan.

Dia mengatakan bahwa pemerintah meningkatkan program pengembangbiakan satwa di penangkaran di kebun binatang guna memastikan kelangsungan populasi spesies yang terancam punah di negara tersebut. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.