- Home
-
- Megapolitan
-
- Pilah Sampah dari Rumah! K...
Pilah Sampah dari Rumah! Kelurahan Gunung Kebayoran Baru Bikin Lima Lubang Biopori Jumbo
Minggu, 10 Mei 2026, 11:40 WIBJAKARTA - Warga Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan membuat lima lubang biopori berukuran besar (jumbo) untuk mengurangi pembuangan sampah ke TPST Bantargebang. Pembuatan lubang tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut program Jaga Jakarta Bersih dan Pilah Sampah.
Sekretaris Kelurahan Gunung, Fahrul Hertanto mengatakan, pembuatan biopori jumbo merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.
"Perlu kita ketahui bersama bahwa jika kita tidak melakukan pemilahan sampah mulai sekarang, nantinya Bantar Gebang akan penuh dan berdampak negatif bagi lingkungan sekitarnya," ujarnya, Jumat (8/5).
Fahrul menjelaskan, saat ini terdapat lima lubang biopori jumbo yang telah dibuat warga bersama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Rinciannya, masing-masing dua lubang berada di RW 06 dan RW 08, serta satu lubang di area Kantor Kelurahan Gunung.
Menurutnya, proses pembuatan biopori jumbo tergolong sederhana sehingga diharapkan dapat diterapkan lebih luas oleh masyarakat.
"Saya rasa dengan proses yang sederhana ini, nantinya pembuatan biopori jumbo di lingkungan warga semakin masif dilakukan," terangnya.
Ia mengimbau warga untuk mulai mengubah pola hidup dengan memilah sampah sisa makanan atau bahan organik sejak dari rumah masing-masing.Â
"Kalau kita lakukan ini secara masif, kira-kira kita dapat mengurangi pembuangan sampah sekitar 50 persen ke TPST Bantar Gebang nantinya," ungkapnya.
Selain pengelolaan sampah, lanjut Fahrul, pihak kelurahan juga melakukan penanaman 100 pohon produktif, seperti pisang, singkong, dan ubi jalar guna mendukung ketahanan pangan lingkungan.
" Semoga dalam waktu tiga bulan ke depan tanaman tersebut sudah mulai tumbuh dan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pangan bagi warga," ucapnya.
Sementara itu, Ketua RW 08, Kelurahan Gunung, Dirwantoro menuturkan, pembuatan lubang biopori jumbo menjadi langkah efektif dalam mengatasi persoalan sampah di lingkungannya. Â
Ia menyebut, selama ini sebagian besar warga belum melakukan pemilahan sampah sehingga seluruh jenis sampah langsung dibuang dalam keadaan tercampur.
"Kami sudah mengarahkan warga untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah. Bahkan, sesuai arahan pihak kelurahan, nantinya pembuatan biopori ini akan diperbanyak lagi," tandasnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Empat Belas Tahun Desa Medan Mas tanpa Sekolah Dasar
-
Pemenuhan Gizi Jadi Sorotan dalam Puncak Hari Anak Nasional 2026
-
Tanggapi Situasi di Selat Hormuz, Para Menlu Asean Tegaskan Kebebasan Navigasi sesuai UNCLOS 1982
-
Chelsea Menguji Formasi Terbaik Lawan Juventus
-
Bau dan Pencemaran, Pemkot Surabaya Bongkar Aktivitas Pengelolaan Sampah Ilegal di Keputih
-
Bukan Sekadar Main Gim! Menekraf Teuku Riefky Gandeng AS Buka Jalur Karier Baru Generasi Muda di Industri Esports
-
Menko Perekonomian Dukung Kemandirian Industri Farmasi Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.