Kolaborasi Unhas–IKN Dorong Transportasi Ramah Lingkungan Berbasis Riset
Minggu, 10 Mei 2026, 21:58 WIBMAKASSAR â Pelibatan perguruan tinggi dalam pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi langkah strategis untuk memastikan pembangunan tidak hanya berorientasi fisik, tetapi juga berbasis riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Kampus dapat berperan sebagai pusat kajian kebijakan, teknologi hijau, hingga pengembangan ekosistem ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.
Keterlibatan akademisi juga penting untuk menjaga kualitas perencanaan pembangunan agar lebih adaptif terhadap tantangan lingkungan, urbanisasi, dan kebutuhan kota masa depan.
Universitas Hasanuddin dan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) penjajakan implementasi produk riset kampus, khususnya pengembangan kendaraan listrik yang dinilai relevan dengan konsep IKN sebagai kota hijau dan cerdas.
Direktur Sarana Prasarana Dasar IKN, Cakra Nagara dalam keterangannya di Makassar, Minggu (10/5), menjelaskan terkait penjajakan itu, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah produk inovasi Unhas, salah satunya kendaraan listrik yang dikembangkan oleh tim kampus.
Menurut dia, proses ini penting untuk memastikan kesiapan teknologi sebelum diterapkan di kawasan IKN.
âKami melakukan penjajakan terkait berbagai inovasi yang dihasilkan Unhas, termasuk kendaraan listrik ini. Intinya, kami ingin melihat apakah produk riset ini bisa diterapkan atau tidak," ujarnya.
"Sekarang kami ingin mendorong realisasi yang sifatnya nyata, bukan hanya berhenti pada riset,â lanjut Cakra Nagara.
Konsep pembangunan IKN yang mengusung green city dan smart building membutuhkan dukungan teknologi yang adaptif, ramah lingkungan, dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Dekan Fakultas Teknik Unhas, ProfMuhammad Isran Ramli, menjelaskan pengembangan kendaraan listrik merupakan bagian dari program strategis universitas yang telah dimulai sejak tahun lalu. Atas arahan Rektor Unhas, dibentuk tim khusus pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari penguatan inovasi kampus berdampak.
Unhas telah meluncurkan tiga jenis kendaraan listrik, yakni shuttle car, executive car, dan clean car untuk pengangkut sampah.
"Salah satu sasaran kampus berdampak adalah bagaimana hasil hilirisasi riset Unhas dapat digunakan oleh instansi mitra, pemerintah, industri, maupun dunia usaha,â jelas Prof Isran.
Sebelumnya, Otorita IKN bersama Unhas telah menandatangani nota kesepahaman pada April 2026 yang mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan kepakaran melalui pendidikan dan pelatihan, pelaksanaan kajian ilmiah dan penelitian, hingga berbagai program strategis lainnya.
Berita Terkait:
-
Dua Produk Material Bangunan Berteknologi Tinggi Meluncur di IndoBuildTech 2026
-
Daftar Susunan Pemain Tunisia vs Jepang: Kubo Ditarik Keluar karena Cedera, Tanaka Jadi Starter
-
150 Ribu Kuota Dibuka! Menaker dan Seskab Resmi Luncurkan MagangHub Angkatan II.
-
TMMIN Tegaskan: Ekspor dan Pasar Domestik Jaga Daya Tahan Industri Otomotif Hadapi Guncangan
-
Yordania vs Aljazair: Dua Tim Memburu Kebangkitan di Piala Dunia 2026
-
Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
-
Beasiswa BINUS University Buka Peluang Kuliah Gratis 100 Persen, Cek Jalurnya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.