Hebat! Fathina Almahira Sakhi, Siswi Sekolah Unggul Garuda dari Aceh Diterima 8 Kampus Top Dunia
Sabtu, 09 Mei 2026, 10:21 WIBJAKARTA - Fathina Almahira Sakhi, seorang siswi Sekolah Unggul Garuda Transformasi di SMAN 10 Fajar Harapan Aceh berhasil meraih surat keterangan penerimaan atau Letter of Acceptance (LoA) dari delapan kampus top dunia.
Dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, Fathina menyebutkan capaian tersebut diperoleh, salah satunya berkat bimbingan intensif sejak November tahun 2025 di sekolah tersebut.
"Saya merasakan bagaimana benar-benar dipersiapkan untuk (kuliah) di luar negeri. Jadi, saya juga bersyukur bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar dari program ini," katanya.
Selain Fathina, pengalaman serupa juga disampaikan oleh M. Kafka, yang menyebut bahwa program pendampingan yang diberikan sangat intensif meskipun dalam waktu yang terbatas, bahkan terkendala bencana hidrometeorologi yang menimpa Aceh beberapa waktu lalu.
"Karena persiapan yang cukup intensif dan dibantu oleh guru-guru hebat. Alhamdulillah, kami bisa mencapai prasyarat yang diperlukan," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie menyoroti kemampuan yang dimiliki siswa Indonesia yang belum mendapatkan akses dan pengakuan internasional, karena kurangnya eksposur dan pendampingan.
Oleh karena itu, Wamen Stella menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah mendukung dan memberikan bimbingan secara intensif, sehingga para siswa berhasil memperoleh LoA.
"Kita bukakan aksesnya, tetapi tentu saja kalau hanya kami sendirian tidak bisa. Upaya yang kami lakukan ini mungkin hanya sekitar 30 persen, 70 persennya itu berasal dari adik-adik sendiri," ucapnya.
Wamen Stella menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas akses siswa Indonesia menuju perguruan tinggi terbaik dunia melalui Program Sekolah Unggul Garuda.
Ia menegaskan bahwa Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi dirancang untuk membina siswa-siswi dapat masuk ke perguruan tinggi terbaik dunia.
Wamen Stella menilai keberhasilan tersebut bukan semata, karena peningkatan kemampuan akademik dalam waktu singkat, melainkan hasil dari sinergi antara strategi pendampingan, penguatan profil siswa, dan pembukaan akses global.
"Sebelum bergabung menjadi Sekolah Garuda Transformasi, hanya satu siswa dari Fajar Harapan yang berhasil diterima di Top 100 World University. Pada tahun ini, setelah mendapatkan program Garuda Transformasi, ada 14 siswa yang mendapatkannya," kata Stella Christie.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.